{"id":28183,"date":"2026-10-04T06:59:34","date_gmt":"2026-10-04T06:59:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28183"},"modified":"2026-10-04T06:59:34","modified_gmt":"2026-10-04T06:59:34","slug":"pemprov-dki-dorong-pemanfaatan-ai-untuk-pemberdayaan-perempuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28183","title":{"rendered":"Pemprov DKI Dorong Pemanfaatan AI untuk Pemberdayaan Perempuan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta menginformasikan, sebanyak 84,99 persen perempuan berusia lima tahun ke atas di Jakarta telah mengakses internet dalam tiga bulan terakhir pada tahun 2023.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Angka tersebut menunjukkan sebagian besar perempuan Jakarta telah terhubung dengan ruang digital.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, tantangannya kini adalah memastikan teknologi tidak hanya hadir dalam keseharian, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas, membuka peluang ekonomi, dan memperkuat keberdayaan perempuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cTantangan kita hari ini bukan lagi sekadar bagaimana perempuan dapat terhubung dengan teknologi, tetapi memastikan perempuan mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, aman, kreatif, dan memberikan nilai tambah,\u201d ujarnya, dalam Pelatihan HerTech: Perempuan Berdaya AI, Sabtu (3\/10).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Dwi, AI kini semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari dunia kerja, usaha, pendidikan, hingga pelayanan publik. Karena itu, perempuan tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi perlu didorong menjadi pengguna yang cerdas, pencipta nilai, inovator, sekaligus bagian dari talenta digital Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cMelalui AI, perempuan dapat meningkatkan produktivitas kerja, mengembangkan usaha dan pemasaran, menghasilkan konten kreatif, memperoleh informasi dan pengetahuan dengan lebih cepat, serta membuka peluang-peluang ekonomi baru,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Di sisi lain, sambungnya, pemanfaatan AI perlu diiringi dengan literasi digital, etika, keamanan, perlindungan data pribadi, dan kemampuan berpikir kritis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Karena itu, HerTech tidak hanya memperkenalkan berbagai perangkat dan aplikasi AI, tetapi juga mendorong peserta memahami cara memanfaatkannya secara bijak untuk mendukung pekerjaan, usaha, organisasi, keluarga, dan kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dwi menjelaskan, pemberdayaan perempuan melalui teknologi juga menjadi bagian dari perjalanan Jakarta menuju kota global. Melalui Jakarta RISE#20, Pemprov DKI Jakarta menargetkan Jakarta masuk dalam 20 kota global teratas dunia pada 2045.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPosisi Jakarta dalam Global Cities Index juga meningkat dari peringkat ke-74 pada 2024 menjadi peringkat ke-71 pada 2025,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menegaskan, perjalanan Jakarta menuju kota global tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusianya, termasuk perempuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cMenuju Top 20 Global City bukan hanya tentang seberapa maju kotanya, tetapi juga tentang seberapa siap manusianya. Dan perempuan harus menjadi bagian penting dari perjalanan Jakarta tersebut,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ketua Umum BKOW Provinsi DKI Jakarta, Dewi Indriati Rano Karno mengatakan, sinergi ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat peran dan kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan teknologi, termasuk AI yang kini membawa perubahan dalam berbagai aspek kehidupan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, literasi digital penting agar perempuan tidak hanya mampu memanfaatkan teknologi, tetapi juga memahami manfaat dan risikonya serta menggunakannya secara produktif, aman, dan bertanggung jawab.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSemangat tersebut sejalan dengan peran BKOW sebagai rumah bersama berbagai organisasi perempuan di Jakarta untuk saling belajar, memperluas jejaring, dan memperkuat kolaborasi,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menyampaikan, Pelatihan HerTech menjadi ruang bagi perempuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan AI, baik untuk mendukung aktivitas organisasi, pekerjaan, usaha, maupun kehidupan sehari-hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSaya berharap pengetahuan yang diperoleh melalui ini dapat diterapkan dan dibagikan kembali di lingkungan masing-masing, sehingga semakin banyak perempuan Jakarta yang adaptif, percaya diri, melek teknologi, dan mampu mengambil peran dalam mendukung pembangunan kota yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti menambahkan, pemahaman mengenai AI juga penting dalam lingkungan keluarga. Menurutnya, perempuan perlu memiliki bekal yang cukup untuk mendampingi anak dan anggota keluarga lainnya dalam memahami cara kerja AI, sekaligus mengenali potensi manfaat dan risikonya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Melalui HerTech, pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh peserta tidak berhenti di ruang pelatihan tapi dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sekaligus membagikan pengetahuan tersebut kepada perempuan lain di lingkungan masing-masing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPerempuan berdaya bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi juga bagian penting dari penggerak transformasi Jakarta menuju kota global yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan,\u201d tandasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebagai informasi, pelatihan yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas PPAPP, bekerja sama dengan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi DKI Jakarta, ICT Watch, BPW Indonesia, dan LKBN ANTARA ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas perempuan dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan artifisial (artificial intelligence\/AI).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pelatihan ini turut dihadiri oleh Presiden BPW Indonesia Giwo Rubianto Wiyogo, Direktur Komersil, Pengembangan Bisnis, dan Teknologi Informasi LKBN Antara, Rachmat Hidayat,\u00a0\u00a0serta para fasilitator, dan peserta pelatihan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Provinsi DKI Jakarta menginformasikan, sebanyak 84,99 persen perempuan berusia lima tahun ke atas di Jakarta telah mengakses<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28184,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-28183","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":4,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28183","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28183"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28183\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28185,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28183\/revisions\/28185"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28184"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28183"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28183"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28183"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}