{"id":28153,"date":"2026-10-01T11:41:53","date_gmt":"2026-10-01T11:41:53","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28153"},"modified":"2026-10-01T11:41:53","modified_gmt":"2026-10-01T11:41:53","slug":"inflasi-riau-september-2026-capai-279-persen-kampar-tertinggi-321-persen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28153","title":{"rendered":"Inflasi Riau September 2026 Capai 2,79 Persen, Kampar Tertinggi 3,21 Persen"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>&#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat inflasi year on year (y-on-y) di Riau pada September 2026 sebesar 2,79 persen. Angka tersebut berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang berada di level 114,27.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Statistisi Ahli Madya BPS Riau, Fitri Hariyanti, mengatakan inflasi tahunan tersebut terjadi di seluruh kabupaten\/kota yang menjadi wilayah penghitungan IHK di Riau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPada September 2026 terjadi inflasi year on year (y-on-y) Provinsi Riau sebesar 2,79 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 114,27,\u201d kata Fitri, Kamis (1\/10\/2026).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Fitri menyebutkan, inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kabupaten Kampar dengan angka 3,21 persen dan IHK sebesar 116,01. Sementara inflasi terendah tercatat di Kota Dumai sebesar 2,35 persen dengan IHK 114,31.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Fitri, kenaikan harga sepanjang periode tersebut tercermin dari meningkatnya indeks pada seluruh kelompok pengeluaran.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cInflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya seluruh indeks kelompok pengeluaran,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan tertinggi adalah perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 8,26 persen. Berikutnya kelompok transportasi sebesar 4,74 persen dan kelompok kesehatan sebesar 3,28 persen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian kelompok penyediaan makanan dan minuman\/restoran mengalami kenaikan sebesar 3,17 persen, rekreasi, olahraga dan budaya 2,49 persen, serta makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,08 persen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan mengalami kenaikan 2,01 persen. Kelompok pendidikan naik 1,64 persen, perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga 1,52 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,74 persen, serta pakaian dan alas kaki 0,48 persen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain secara tahunan, BPS juga mencatat perkembangan inflasi Riau berdasarkan periode bulanan dan sepanjang tahun berjalan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSecara month to month (m-to-m) pada September 2026 Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,64 persen, dan secara year to date (y-to-d) Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 1,84 persen,\u201d kata Fitri.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru&#8211; Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat inflasi year on year (y-on-y) di Riau pada September 2026 sebesar 2,79 persen. Angka tersebut berdasarkan Indeks<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28154,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118],"tags":[],"class_list":["post-28153","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional"],"views":4,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28153","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28153"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28153\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28155,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28153\/revisions\/28155"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28154"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28153"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28153"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28153"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}