{"id":28105,"date":"2026-09-28T08:59:52","date_gmt":"2026-09-28T08:59:52","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28105"},"modified":"2026-09-28T08:59:52","modified_gmt":"2026-09-28T08:59:52","slug":"kontrak-kerja-895-guru-pppk-di-jakut-dan-kepulauan-seribu-diperpanjang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=28105","title":{"rendered":"Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Sebanyak 895 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Guru di lingkungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan Wilayah II Jakarta Utara serta Kabupaten Kepulauan Seribu resmi menandatangani perpanjangan kontrak kerja.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan mengapresiasi panitia penyelenggara yang sudah memfasilitasi proses perpanjangan kontrak bagi ratusan PPPK tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum bagi para pegawai untuk melanjutkan pengabdian dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Perpanjangan kontrak ini merupakan kelanjutan pengabdian Bapak dan Ibu. Tetap semangat, memiliki motivasi tinggi, serta terus berkarya dan mengabdi dengan sepenuh hati,&#8221; ujarnya, di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (28\/9).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengingatkan para guru berstatus PPPK tersebut agar mengikuti seluruh tahapan administrasi sesuai ketentuan serta menjaga kelancaran proses selama kegiatan berlangsung.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Komunikasi dan koordinasi dengan pimpinan, kepala sekolah, rekan kerja, serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya perlu terus dibangun,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Fredy menjelaskan, komunikasi yang terbuka penting untuk mencegah persoalan di lingkungan kerja berkembang tanpa penyelesaian. Setiap kendala perlu disampaikan dan dikoordinasikan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Jangan sampai komunikasi terputus. Kalau ada persoalan, sampaikan dan koordinasikan dengan baik agar penjelasan dan solusi dapat ditemukan bersama,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, salah seorang guru PPPK yang bertugas di SDN Tanjung Priok 04, Kasri mengaku bersyukur kembali memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pengabdian sebagai PPPK. .<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Alhamdulillah, saya bersama teman-teman PPPK di SDN Tanjung Priok 04 kembali menandatangani perpanjangan kontrak. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk terus melanjutkan pengabdian sebagai guru,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menuturkan, pengabdian sebagai guru sudah dijalaninya selama lebih dari dua dekade. Ia mengawali karier sebagai guru honorer murni di SDN Sungai Bambu 01 pada 2005 dan bertugas hingga 2018.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Semoga kami selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas. Saya juga berharap seluruh peserta didik selalu mendapat perlindungan dan dapat meraih kesuksesan,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Sebanyak 895 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Jabatan Fungsional Guru di lingkungan Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan Wilayah II Jakarta Utara serta Kabupaten<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28106,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-28105","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":6,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28105","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=28105"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28105\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28107,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/28105\/revisions\/28107"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28106"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=28105"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=28105"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=28105"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}