{"id":27996,"date":"2026-09-20T08:52:39","date_gmt":"2026-09-20T08:52:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27996"},"modified":"2026-09-20T08:52:39","modified_gmt":"2026-09-20T08:52:39","slug":"inspektorat-kpk-ri-bersinergi-bangun-budaya-antikorupsi-sejak-dini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27996","title":{"rendered":"Inspektorat &#8211; KPK RI Bersinergi Bangun Budaya Antikorupsi Sejak Dini"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Inspektorat DKI Jakarta bersinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, terus konsisten membangun budaya antikorupsi sejak dini di tengah masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Salah satunya melalui kegiatan Safari Integritas bertema, &#8220;Jujur itu Petualangan, Integritas Itu Kebiasaan&#8221; yang diadakan di ruang publik dan destinasi wisata Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Minggu (20\/9) pagi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan yang diikuti 200 pelajar SMP, SMA, SMK dan warga ini, diisi berbagai permainan edukasi seputar pencegahan korupsi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma menjelaskan, Taman Margasatwa Ragunan (TMR) merupakan.salah satu unit kerja di lingkungan Pemprov DKI yang pertama kali meraih predikat Zona Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Safari Integritas menghadirkan pendidikan dan kampanye antikorupsi kepada masyarakat melalui pendekatan interaktif, rekreatif, dan berbasis pengalaman di ruang publik Taman Margasatwa Ragunan,&#8217; ujar Dhany.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Dhany, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkakn pemahaman pelajar dan masyarakat seputar nilai-nilai integritas dan antikorupsi; memperkenalkan perilaku sederhana yang mencerminkan integritas di kehidupan sehari-hari; dan memberikan pemahaman dampak korupsi terhadap pelayanan publik dan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kegiatan ini juga untuk menumbuhkan keberanian bertanya, menolak, mengingatkan, dan melaporkan penyimpangan. Serta mendorong peserta membuat komitmen nyata untuk menerapkan nilai integritas,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia memaparkan, pendidikan antikorupsi dimulai sejak dini melalui penanaman nilai nilai integritas kepada pelajar yang kelak akan menjadi pemimpin di masa mendatang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini menjadi ikhitar bersama menumbuhkan nilai integritas menjadi budaya yang kuat yang berawal dari diri sendiri, lingkungan sekitar dan terus meluas,&#8221; paparnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI, Kunto Ariawan menambahkan bahwa penanganan korupsi tidak sekadar penindakan, tapi juga pencegahan sejak dini dengan menanamkan nilai integritas anti korupsi kepada anak anak yang kelak menjadi pemimpin di negeri dengan penuh amanah<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Safari Integritas ini bentuk sosialisasi pencegahan korupsi yang sangat baik,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Inspektorat DKI Jakarta bersinergi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, terus konsisten membangun budaya antikorupsi sejak dini di tengah masyarakat.\u00a0 Salah satunya melalui kegiatan Safari<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27997,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-27996","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":3,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27996","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27996"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27996\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27998,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27996\/revisions\/27998"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/27997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27996"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27996"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27996"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}