{"id":27960,"date":"2026-09-17T02:55:27","date_gmt":"2026-09-17T02:55:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27960"},"modified":"2026-09-17T02:55:27","modified_gmt":"2026-09-17T02:55:27","slug":"bmkg-catat-4-737-hotspot-di-sumatera-sumsel-terdeteksi-3-200-titik-riau-muncul-225","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27960","title":{"rendered":"BMKG Catat 4.737 Hotspot di Sumatera, Sumsel Terdeteksi 3.200 Titik, Riau Muncul 225"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>&#8211; Sebanyak 4.737 titik panas atau <i>hotspot<\/i> terdeteksi di wilayah Sumatera berdasarkan data pemantauan BMKG Pekanbaru yang dirilis pada Kamis (17\/9\/2026).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella R. Adelia, menjelaskan bahwa sebaran <i>hotspot<\/i> masih terkonsentrasi di sejumlah wilayah, dengan jumlah terbanyak terpantau di Sumatera Selatan sebanyak 3.200 titik. Selanjutnya Jambi 511 titik, Bangka Belitung 503 titik dan Lampung 241 titik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Di Provinsi Riau, BMKG mencatat 225 titik panas yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Indragiri Hulu menjadi wilayah dengan <i>hotspot<\/i> terbanyak di Riau, yakni 135 titik. Kemudian Kampar 44 titik, Indragiri Hilir 34 titik, Dumai tiga titik, Pelalawan tiga titik, Rokan Hulu dua titik, Siak dua titik, Bengkalis satu titik dan Kuantan Singingi satu titik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><i>Hotspot<\/i> juga terpantau di Kepulauan Riau sebanyak 22 titik, Sumatera Utara 16 titik, Sumatera Barat 10 titik dan Bengkulu sembilan titik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain pemantauan <i>hotspot<\/i>, BMKG memprakirakan kondisi udara kabur hingga berawan di Riau pada Kamis. Kekaburan udara berpotensi terjadi akibat asap yang dapat menyebabkan penurunan jarak pandang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Potensi hujan ringan diprakirakan terjadi pada siang hingga sore hari di sebagian wilayah Kepulauan Meranti, Pelalawan, Bengkalis, Siak dan Rokan Hulu,&#8221; imbuhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pada malam hingga dini hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian Bengkalis, Rokan Hilir dan Kota Dumai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Bengkalis. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi pada malam hingga dini hari.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Suhu udara Riau diprakirakan berkisar 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan 50 hingga 95 persen. Angin bertiup dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 10 hingga 40 kilometer per jam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sementara tinggi gelombang di wilayah perairan Riau diprakirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter atau kategori rendah,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n<div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru&#8211; Sebanyak 4.737 titik panas atau hotspot terdeteksi di wilayah Sumatera berdasarkan data pemantauan BMKG Pekanbaru yang dirilis pada Kamis (17\/9\/2026). Prakirawan BMKG Pekanbaru, Bella<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,73,119,57,48],"tags":[],"class_list":["post-27960","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-lingkungan","category-pekanbaru","category-pemerintahan"],"views":3,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27960","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27960"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27960\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27962,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27960\/revisions\/27962"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27960"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27960"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27960"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}