{"id":27784,"date":"2026-09-05T01:19:36","date_gmt":"2026-09-05T01:19:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27784"},"modified":"2026-09-05T01:19:36","modified_gmt":"2026-09-05T01:19:36","slug":"jakarta-didorong-jadi-pusat-industri-kopi-nasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27784","title":{"rendered":"Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndoesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai pusat utama ekosistem perkopian Indonesia. Upaya ini didukung oleh beragamnya varietas kopi Nusantara serta pesatnya pertumbuhan industri hilir di ibu kota.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat membuka Indonesia Coffee Expo (ICX) Jakarta 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (4\/9).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPemerintah Provinsi DKI Jakarta secara serius dan sungguh-sungguh ingin mendorong bahwa Jakarta bisa menjadi simpul utama bagi ekosistem perkopian Indonesia,&#8221; ujar Pramono, dalam Siaran Pers Pemprov DKI Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia meyakini, kekayaan keanekaragaman varietas kopi Nusantara ini akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, pertumbuhan industri hilir kopi di Jakarta juga ditopang oleh semakin masifnya kedai kopi, kafe, restoran, serta perubahan pola konsumsi masyarakat. Di sektor ini saat ini sudah terdapat hampir 193.000 pelaku usaha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSaat ini penikmat kopi, terutama generasi muda, telah membentuk budaya baru dengan konsep beli lekas bawa pulang di sela-sela aktivitas ruang publik maupun komunitas,&#8221; lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Pramono, ekosistem usaha kopi memiliki fondasi kokoh untuk terus berkembang, mengingat stabilitas ekonomi Jakarta yang berkontribusi 16,32 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional dengan laju inflasi rendah sebesar 2,5 persen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Karena itu, Pramono pun menilai keberagaman varietas dan karakter kopi dari berbagai daerah bisa menjadi modal bagi Indonesia untuk bersaing di pasar internasional, seperti kopi Gayo, Luwak, Toraja, Flores Bajawa, Kintamani, dan Mandailing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSaya sempat mencicipi kopi dari Tanzania saat menerima delegasi mereka, di mana mereka hanya mengandalkan satu varietas, sangat berbeda dengan kekayaan rasa kopi lokal kita yang sangat beragam dan kaya karakter,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dengan kehadiran lebih dari 120 stan pameran dalam acara ini, Gubernur pun optimistis industri kopi nasional memiliki daya saing unggul di internasional. Dalam acara ini, Pemprov DKI membuka peluang dukungan bagi penyelenggaraan agenda industri kopi berskala internasional di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pramono mendorong Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI) untuk kembali membawa ajang World of Coffee ke Jakarta sebelum 2030.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cJika SCAI dapat kembali menggelar ajang akbar World of Coffee di Jakarta sebelum tahun 2030, khususnya pada Mei 2029, Pemprov DKI siap memberikan dukungan penuh, termasuk asistensi kebijakan dan kemudahan lainnya,&#8221; kata dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">ICX Jakarta 2026 menjadi ruang temu bisnis sekaligus etalase perkembangan jenama dan talenta industri kopi setelah sebelumnya digelar di Surabaya dan Medan. Pameran ini menghadirkan sedikitnya 75 jenama terkurasi, kompetisi barista tingkat regional, serta berbagai sesi diskusi bersama pelaku industri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, Ketua Umum SCAI, Daryanto Witarsa mengatakan, Indonesia Coffee Expo diarahkan menjadi\u00a0<em>platform<\/em>\u00a0yang mempertemukan pelaku industri kopi dari hulu hingga hilir sekaligus memperluas jejaring dengan pasar internasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cMelalui ICX, kami ingin melanjutkan momentum besar tersebut dan membangun sebuah platform milik Indonesia yang mempertemukan seluruh ekosistem kopi, mulai dari petani, barista, pengolah, pengusaha, hingga pembeli internasional di Jakarta,&#8221; kata Daryanto.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndoesiaLineNews-Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menjadikan Jakarta sebagai pusat utama ekosistem perkopian Indonesia. Upaya ini didukung oleh beragamnya varietas kopi Nusantara serta pesatnya pertumbuhan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27785,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-27784","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":3,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27784","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27784"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27784\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27786,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27784\/revisions\/27786"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/27785"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27784"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27784"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27784"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}