{"id":27767,"date":"2026-09-04T15:16:45","date_gmt":"2026-09-04T15:16:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27767"},"modified":"2026-09-04T15:16:45","modified_gmt":"2026-09-04T15:16:45","slug":"bantuan-pangan-1-593-kk-di-manggarai-selatan-didistribusikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27767","title":{"rendered":"Bantuan Pangan 1.593 KK di Manggarai Selatan Didistribusikan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Sebanyak 1.593 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat di Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan menerima bantuan pangan. Masing-masing KK menerima sebanyak 30 kilogram beras.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lurah Manggarai Selatan, Sri Nurwiyanti mengatakan, bantuan beras tersebut merupakan alokasi untuk tiga bulan sekaligus, yakni Juli, Agustus, dan September.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Penyaluran bantuan berlangsung selama dua hari dan diberikan kepada penerima manfaat dari 10 RW. Pada hari terakhir penyaluran, tercatat sebanyak 430 penerima mengambil bantuan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Untuk hari terakhir ini tercatat ada 430 penerima yang mengambil bantuan,&#8221; ujarnya, Jumat (4\/9).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sri menjelaskan, penyaluran pada hari terakhir diprioritaskan bagi penerima yang berhalangan hadir pada jadwal sebelumnya serta warga yang masuk sebagai pengganti berdasarkan hasil pemutakhiran data.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, proses penggantian penerima dilakukan setelah pihak kelurahan melakukan inventarisasi di lapangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pengganti dalam arti, memang ada nama-nama yang setelah diinventarisasi ternyata mereka tidak berhak lagi menerima karena desilnya sudah naik. Jadi, bantuan tersebut diberikan kepada pengganti-pengganti mereka yang sudah tidak bisa menerima lagi,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sri menambahkan, warga yang mempertanyakan perubahan status penerima akibat meningkatnya tingkat kesejahteraan atau desil diberikan penjelasan berdasarkan data yang tersedia. Penerima bantuan adalah mereka yang masuk dalam desil 1 hingga 4.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Jika mereka mempertanyakannya, nanti akan kami arahkan ke Pendamping Sosial (Pendamsos) untuk dilakukan survei ulang sehingga data bisa diinput dan dilaporkan ke Kementerian Sosial untuk perubahan desil kembali,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, salah seorang warga RT 08\/08, Manggarai Selatan, Rusidah mengaku bantuan beras tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarganya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Menurut saya sangat baik dan sangat membantu masyarakat yang kurang mampu atau mereka yang membutuhkan. Semoga ke depannya program ini terus berlanjut dan jangan sampai terputus,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Sebanyak 1.593 Kepala Keluarga (KK) penerima manfaat di Kelurahan Manggarai Selatan, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan menerima bantuan pangan. Masing-masing KK menerima sebanyak 30 kilogram beras.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27768,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-27767","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":4,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27767","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27767"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27767\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27769,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27767\/revisions\/27769"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/27768"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27767"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27767"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}