{"id":27745,"date":"2026-09-02T12:44:49","date_gmt":"2026-09-02T12:44:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27745"},"modified":"2026-09-02T12:44:49","modified_gmt":"2026-09-02T12:44:49","slug":"wisman-riau-capai-22-452-kunjungan-pelancong-malaysia-dominasi-pintu-masuk","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27745","title":{"rendered":"Wisman Riau Capai 22.452 Kunjungan, Pelancong Malaysia Dominasi Pintu Masuk"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><span data-path-to-node=\"5\" data-index-in-node=\"0\"><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>-Pekanbaru<\/span>\u00a0\u2014 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Riau pada Juli 2026 mencapai 22.452 kunjungan, atau turun 8,68 persen dibandingkan Juni 2026. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menegaskan bahwa keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari angka kunjungan, melainkan dari dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"7\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Penurunan kunjungan wisman ini terjadi baik secara bulanan maupun tahunan jika dibandingkan dengan periode Juli 2025. Kendati demikian, wisatawan asal negara-negara kawasan Asia masih mendominasi pergerakan masuk ke wilayah Riau.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"8\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala BPS Provinsi Riau, Asep Riyadi, memaparkan rincian angka penurunan tersebut dalam rilis resmi.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"9\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cJumlah wisman ini turun sebesar 8,68 persen dibandingkan Juni 2026 (<i data-path-to-node=\"9\" data-index-in-node=\"69\">month-to-month<\/i>) yang tercatat 24.585 kunjungan. Demikian juga jika dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu mengalami penurunan sebesar 15,96 persen,\u201d kata Asep saat rilis Berita Resmi Statistik (BRS) BPS Riau, Selasa (1\/9\/2026).<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Malaysia tercatat sebagai negara penyumbang wisman terbanyak ke Riau dengan angka mencapai 9.324 kunjungan atau 41,53 persen. Posisi selanjutnya diikuti oleh Tiongkok sebanyak 2.013 kunjungan, Filipina 1.602 kunjungan, Singapura 1.213 kunjungan, serta India 927 kunjungan.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Melalui pintu masuk imigrasi utama, moda transportasi laut mendominasi kedatangan wisman sebesar 53,33 persen, sedangkan angkutan udara menyumbang 46,67 persen. Sementara itu, data kedatangan melalui\u00a0<i data-path-to-node=\"11\" data-index-in-node=\"200\">Mobile Positioning Data<\/i>\u00a0(MPD) di Kabupaten Bengkalis mencatatkan 16.825 kunjungan.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"11\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dampak Ekonomi dan Tingkat Hunian Hotel<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"13\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sejalan dengan data kunjungan, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Riau pada Juli 2026 berada di angka 51,18 persen atau turun 0,34 poin secara bulanan. Namun, angka TPK tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 4,60 poin jika dibandingkan dengan periode Juli 2025.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"14\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Asep Riyadi menjelaskan rincian mengenai klasifikasi hotel yang paling banyak diminati oleh para pengunjung.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"15\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cTPK hotel berbintang di Provinsi Riau pada bulan Juli 2026 adalah 51,18 persen atau turun 0,34 poin dibanding TPK bulan Juni 2026 yang mencapai 51,52 persen. Jika dirinci berdasarkan kelas hotel, tingkat penghunian kamar tertinggi pada Juli 2026 terjadi pada hotel bintang empat yang mencapai 64,27 persen,\u201d jelas Asep.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"16\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) di hotel berbintang tercatat selama 1,33 malam. Tamu asing memiliki durasi menginap lebih lama yakni 2,64 malam, sementara tamu domestik mencatatkan rata-rata menginap 1,31 malam.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"17\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Asep menambahkan informasi mengenai karakteristik lama tinggal wisatawan asing yang berkunjung ke Riau.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"18\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cRata-rata lama menginap tamu asing yang berkunjung ke Provinsi Riau dan menginap di hotel berbintang pada Juli 2026 tercatat 2,64 malam,\u201d ujar Asep.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"18\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Arah Kebijakan dan Pemanfaatan Data<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"20\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Merespons capaian indikator tersebut, Pemprov Riau menekankan pentingnya penguatan nilai tambah pariwisata agar berkontribusi langsung pada pendapatan warga. Evaluasi sektor ini dialokasikan untuk mendukung pencapaian sasaran Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) Riau 2025\u20132029.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"21\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Drs Supriyadi, MSi, menyampaikan pandangannya terkait tolok ukur keberhasilan pariwisata daerah.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"22\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPariwisata Riau tumbuh bukan sekadar dari jumlah kunjungan, tetapi juga dari lama tinggal, belanjanya berapa, berkembangnya usaha masyarakat, terbukanya lapangan kerja dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat di sekitar lokasi destinasi wisata,\u201d kata Supriyadi.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"23\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Supriyadi juga menegaskan bahwa setiap intervensi kebijakan pemerintah daerah harus selalu berpatokan pada data statistik akurat.<\/span><\/p>\n<p data-path-to-node=\"23\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPembangunan tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan persepsi, tapi pembangunan harus dibangun berdasarkan bukti. Mari kita gunakan statistik bukan hanya untuk menjelaskan masa lalu tetapi untuk membaca masa depan, dan mari pastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar menjawab kebutuhan Riau,\u201d tutup Supriyadi.<\/span><\/p>\n<div><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru\u00a0\u2014 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Riau pada Juli 2026 mencapai 22.452 kunjungan, atau turun 8,68 persen<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27746,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,57,53,48],"tags":[],"class_list":["post-27745","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-pekanbaru","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":2,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27745","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27745"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27745\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27747,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27745\/revisions\/27747"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/27746"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27745"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27745"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27745"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}