{"id":27431,"date":"2026-08-14T13:27:13","date_gmt":"2026-08-14T13:27:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27431"},"modified":"2026-08-14T13:27:13","modified_gmt":"2026-08-14T13:27:13","slug":"prabowo-minta-anggaran-pemerintah-beri-manfaat-nyata","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27431","title":{"rendered":"Prabowo minta anggaran pemerintah beri manfaat nyata"},"content":{"rendered":"<p class=\"isSelectedEnd\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews-Jakarta<\/strong>\u00a0\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran pemerintah memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran negara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Gedung MPR\/DPR RI, Jakarta, Jumat (14\/8\/2026).<\/span><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Prabowo menekankan pentingnya disiplin, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran. Menurutnya, setiap rupiah yang dikeluarkan negara harus memiliki tujuan yang jelas dan memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Presiden mengingatkan agar pemerintah tidak menjalankan proyek dengan anggaran besar tetapi menghasilkan manfaat yang minim. Ia juga menegaskan bahwa setiap kebijakan harus memiliki ukuran keberhasilan yang jelas sehingga penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan.<\/span><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cTidak boleh ada proyek yang hanya besar pada anggaran tetapi kecil manfaat nyata bagi rakyat,\u201d demikian pesan Prabowo dalam arahannya mengenai pengelolaan anggaran negara.<\/span><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam penyusunan APBN 2027, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen, lebih tinggi dibandingkan target APBN 2026 sebesar 5,4 persen. Pemerintah juga mengarahkan anggaran untuk mendukung berbagai agenda prioritas, termasuk ketahanan pangan dan energi, pendidikan, kesehatan, serta penguatan industri dan investasi.<\/span><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Prabowo berharap kebijakan fiskal tidak hanya tercermin dalam angka-angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, memperkuat pelayanan publik, dan menjaga daya beli.<\/span><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Penekanan terhadap manfaat nyata tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kualitas belanja negara. Dengan pengawasan dan evaluasi yang lebih ketat, pemerintah diharapkan dapat memastikan anggaran benar-benar digunakan untuk program yang memberikan hasil bagi masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Presiden juga mengajak seluruh jajaran pemerintah bersama DPR untuk mengawal pelaksanaan APBN agar setiap rupiah yang dikelola negara benar-benar kembali kepada rakyat dalam bentuk pelayanan, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta\u00a0\u2014 Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh jajaran pemerintah memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran negara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27432,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-27431","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":46,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27431","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27431"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27431\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27433,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27431\/revisions\/27433"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/27432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}