{"id":27267,"date":"2026-08-04T13:02:13","date_gmt":"2026-08-04T13:02:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27267"},"modified":"2026-08-04T13:02:13","modified_gmt":"2026-08-04T13:02:13","slug":"100-warga-kepulauan-seribu-disosialisasikan-pencegahan-tppo","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27267","title":{"rendered":"100 Warga Kepulauan Seribu Disosialisasikan Pencegahan TPPO"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Sekitar 100 warga terdiri dari kader Dasawisma, Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), TP PKK, pengelola RPTRA, serta tokoh masyarakat di Kepulauan Seribu, Selasa (4\/8) diedukasi tentang Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan yang diinisiasi Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Kabupaten Kepulauan Seribu ini, diadakan secara daring dengan tema &#8220;Yuk, Lindungi Buah Hati: Kenali Modus Lowongan Kerja Palsu dan Bahaya TPPO&#8221;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Suku Dinas PPAPP Kepulauan Seribu, Simon Baginda Pardomuan Panjaitan mengatakan, sosialisasi ini bertujuan meningkatkan literasi masyarakat agar mampu mengenali dan mengantisipasi berbagai bentuk perdagangan orang sejak dini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Simon, kewaspadaan terhadap TPPO perlu ditingkatkan mengingat modus kejahatan ini semakin beragam dan mulai memanfaatkan ruang digital untuk menjerat korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pelaku TPPO terus mengembangkan cara, termasuk melalui media sosial. Kita perlu membangun kewaspadaan bersama. Jangan mudah percaya pada tawaran pekerjaan yang menjanjikan keuntungan besar tanpa prosedur yang jelas dan legal,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, melalui edukasi ini masyarakat tidak terjebak dalam bujuk rayu pelaku TPPO.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Jika ada dugaan TPPO, segera laporkan melalui kanal-kanal resmi yang tersedia,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ketua Komunitas Lentera, Iwan Marbun, yang hadir sebagai narasumber menjelaskan, pelaku TPPO saat ini kerap menawarkan lowongan pekerjaan palsu dengan iming-iming gaji tinggi dan proses perekrutan yang instan untuk penempatan luar negeri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Masyarakat juga harus mewaspadai modus lain seperti penawaran beasiswa palsu, perkawinan pesanan, magang ilegal, hingga praktik love scam yang berujung pada eksploitasi,&#8221; pungkasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain Iwan, kegiatan ini juga menghadirkan perwakilan PT Prima Duta Sejati, Joko Sinaga, untuk memberikan pemahaman mengenai prosedur penempatan tenaga kerja yang sah.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Sekitar 100 warga terdiri dari kader Dasawisma, Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), TP PKK, pengelola RPTRA, serta tokoh masyarakat di Kepulauan Seribu, Selasa (4\/8)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27268,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,34,45,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-27267","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-hukum","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":15,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27267","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27267"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27267\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27269,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27267\/revisions\/27269"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/27268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}