{"id":27131,"date":"2026-07-26T08:59:41","date_gmt":"2026-07-26T08:59:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27131"},"modified":"2026-07-26T08:59:41","modified_gmt":"2026-07-26T08:59:41","slug":"21-060-bibit-mangrove-ditanam-serentak-di-lima-lokasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=27131","title":{"rendered":"21.060 Bibit Mangrove Ditanam Serentak di Lima Lokasi"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melakuan penanaman 21.060 bibit Mangrove di lima lokasi secara serentak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka\u00a0\u00a0menyambut Hari Mangrove Dunia ini melibatkan 350 peserta dari unsur pemerintah, perguruan tinggi, sekolah, dunia usaha, komunitas dan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Aksi ditandai dengan penanaman bibit Mangrove secara simbolis oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, bersama Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) M Fajar Sauri di Hutan Produksi Angke Kapuk, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu. (26\/7).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Penanaman Mangrove ini dilakukan secara serentak di lima titik, karena Jakarta akan menjadi lima abad, karena itu dipilih lima tiitik,&#8221; ucap Rano.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain di Hutan Produksi Angke Kapuk, penanaman serentak juga dilaksanakan di Hutan Lindung Angke Kapuk, Pelabuhan PPKCN, Kawasan Ecomarine Muara Angke, dan Kawasan Pompa Muara Angke.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kolaborasi ini menunjukkan bahwa pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan sendiri pleh pemerintah. Pelestarian lingkungan membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat,&#8221; tegas Rano.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dikatakan Rano, pihaknya sengaja memilih kawasan Hutan Produksi Angke, Kapuk seluas 1,75 hektar.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">sebagai pusat lokasi kegiatan lantaran lokasi ini merupakan lahan baru hasil kompensasi izin penggunaan kawasan hutan dari PT Kapuk Naga Indah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami berharap kegiatan ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga dan menanam Mangrove,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dinas Tamhut DKI Jakarta, M Fajar Sauri menambahkan, sejak Januari hingga Juni 2026 pihaknya telah menanam 54.038 bibit Mangrove di area seluas 4,1 hektare.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sedangkan capaian 2025 lalu, total 87.796 bibit Mangrove ditanam di area seluas sekitar 5,94 hektare.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Keberadaan mangrove ini berperan meredam abrasi, menyerap dan menyompan karbon, menjadi habitat biota pesisir serta memperkuat ketahanan wilayah pesisir,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melakuan penanaman 21.060 bibit Mangrove di lima lokasi secara serentak. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka\u00a0\u00a0menyambut Hari Mangrove Dunia ini melibatkan 350<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":27132,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,50,53,48],"tags":[],"class_list":["post-27131","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-lingungan","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":27,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27131","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=27131"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27131\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27133,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/27131\/revisions\/27133"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/27132"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=27131"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=27131"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=27131"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}