{"id":26739,"date":"2026-06-28T09:07:00","date_gmt":"2026-06-28T09:07:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=26739"},"modified":"2026-06-28T09:07:00","modified_gmt":"2026-06-28T09:07:00","slug":"warga-diajak-perkuat-rasa-memiliki-demi-kemajuan-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=26739","title":{"rendered":"Warga Diajak Perkuat Rasa Memiliki Demi Kemajuan Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin mengajak seluruh warga memperkuat sense of belonging atau rasa memiliki terhadap Jakarta sebagai modal utama dalam mewujudkan ibu kota menjadi kota global.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Suhud, partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan, mematuhi aturan, dan melestarikan lingkungan menjadi kunci keberhasilan pembangunan Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Yang paling utama adalah membangun kesadaran dan rasa memiliki terhadap Jakarta. Jangan membuang sampah sembarangan, jangan merusak lingkungan, dan jangan melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat lainnya. Dengan begitu, setiap warga dapat berkontribusi bagi kemajuan Jakarta,&#8221; ujar Suhud, ditemui saat perayaan Malam Puncak HUT ke-499 Jakarta di kawasan Bundaran HI, Sabtu (27\/6) malam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Di samping mengajak masyarakat memperkuat rasa memiliki terhadap kota, Suhud juga menyampaikan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang masih harus diselesaikan Pemprov bersama DPRD DKI Jakarta menjelang usia lima abad ibu kota. Dikatakan Suhud, penanganan banjir dan kemacetan masih menjadi dua prioritas utama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menegaskan, penanganan banjir harus dilakukan secara serius melalui langkah antisipasi sejak dini dan penanganan yang terintegrasi. Kolaborasi dengan daerah penyangga juga menjadi faktor penting untuk mengurangi risiko banjir di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Harus ada langkah antisipasi sejak awal dan penanganan yang menyeluruh, termasuk kerja sama dengan daerah penyangga serta kesiapan ketika musim hujan tiba,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu, Suhud menilai, kemacetan masih menjadi tantangan besar yang harus segera diatasi. Upaya tersebut, kata dia, perlu didukung dengan penguatan sistem transportasi publik yang terintegrasi, peningkatan kualitas layanan, serta penyediaan moda transportasi yang ramah lingkungan agar warga semakin terdorong beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kalau layanan transportasi publik semakin baik, mudah diakses, dan terintegrasi, masyarakat tentu akan lebih terdorong beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lebih jauh, Suhud menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan percepatan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, kemajuan Jakarta sebagai kota modern harus diiringi dengan kesiapan masyarakat dalam menghadapi perkembangan zaman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Jakarta tidak mungkin menjadi kota modern jika masyarakatnya tidak siap. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia harus terus didorong agar sejalan dengan pembangunan kota,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin mengajak seluruh warga memperkuat sense of belonging atau rasa memiliki terhadap Jakarta sebagai modal utama dalam mewujudkan ibu kota<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26740,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-26739","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":70,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26739","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=26739"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26739\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26741,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26739\/revisions\/26741"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/26740"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=26739"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=26739"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=26739"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}