{"id":26250,"date":"2026-05-29T09:36:55","date_gmt":"2026-05-29T09:36:55","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=26250"},"modified":"2026-05-29T09:36:55","modified_gmt":"2026-05-29T09:36:55","slug":"pengendalian-ikan-sapu-sapu-di-cipayung-capai-277-kilogram","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=26250","title":{"rendered":"Pengendalian Ikan Sapu-sapu di Cipayung Capai 277 Kilogram"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Jajaran Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur bersama unsur masyarakat setempat berhasil menangkap sebanyak 277,05 kilogram ikan sapu-sapu dalam operasi pengendalian yang diadakan serentak di delapan kelurahan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Upaya ini bertujuan menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus menekan populasi ikan invasif yang dinilai mengganggu habitat ikan lokal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Cipayung, Tuti Lestari mengatakan, operasi pengendalian ikan sapu-sapu merupakan tindak lanjut arahan Gubernur DKI Jakarta yang diteruskan hingga tingkat kota, kecamatan, dan kelurahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Seluruh ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap langsung ditangani sesuai dengan prosedur yang sudah diarahkan,&#8221; ujarnya, Jumat (28\/5).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Tuti menjelaskan, penanganan dilakukan dengan baik agar ikan sapu-sapu ini juga tidak dikonsumsi warga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pengendalian ini sapu-sapu hari ini melibatkan sekitar 800 personel gabungan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD),&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, lokasi penangkapan meliputi Embung Taman Pinang di Kelurahan Cipayung, Waduk Agro Wisata di Kelurahan Cilangkap; aliran Kali Sunter di Kelurahan Pondok Ranggon; Waduk Munjul di Kelurahan Munjul; Kali Sunter Hulu di Kelurahan Setu;.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami juga melakukan pengendalian ikan sapu-sapu di dua lokasi di Kelurahan Bambu Apus, serta dua lokasi lainnya di Kelurahan Lubang Buaya dan Kelurahan Ceger,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Lurah Lubang Buaya, Latiful Syamsi menambahkan, pengendalian ikan sapu-sapu di wilayah kerjanya difokuskan di Kali Sunter, tepatnya di sekitar Jembatan Molek.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kegiatan ini bertujuan mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang dapat mengganggu ekosistem perairan,&#8221; bebernya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menuturkan, hasil tangkapan ikan sapu-sapu hari ini mencapai sekitar 3,7 kilogram. Proses penangkapan dilakukan dengan metode penebaran jaring.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Untuk penanganan, ikan sapu-sapu ini dimatikan terlebih dahulu sebelum dikubur,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Jajaran Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur bersama unsur masyarakat setempat berhasil menangkap sebanyak 277,05 kilogram ikan sapu-sapu dalam operasi pengendalian yang diadakan serentak di delapan kelurahan.\u00a0<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26251,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,119,48],"tags":[],"class_list":["post-26250","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-lingkungan","category-pemerintahan"],"views":5,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26250","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=26250"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26250\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26252,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26250\/revisions\/26252"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/26251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=26250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=26250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=26250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}