{"id":26175,"date":"2026-05-23T08:38:47","date_gmt":"2026-05-23T08:38:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=26175"},"modified":"2026-05-23T08:38:47","modified_gmt":"2026-05-23T08:38:47","slug":"mui-apresiasi-pembebasan-wni-dalam-misi-gsf-yang-ditahan-israel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=26175","title":{"rendered":"MUI apresiasi pembebasan WNI dalam misi GSF yang ditahan Israel"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Jakarta- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi pembebasan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan oleh militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 untuk Palestina beberapa hari lalu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cAlhamdulillah, saudara-saudara kita yang diculik oleh IDF telah dibebaskan setelah berbagai tekanan publik dan langkah-langkah diplomatik dilakukan. Pemerintah Indonesia juga melakukan upaya yang sungguh-sungguh untuk pembebasan ini,\u201d kata Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim di Jakarta, Jumat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sudarnoto menilai tindakan penahanan terhadap para pejuang kemanusiaan tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional dan tidak dapat dibenarkan secara moral.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, tindakan Israel terhadap para aktivis kemanusiaan menunjukkan bahwa tekanan terhadap dukungan internasional bagi Palestina akan terus dilakukan dengan berbagai cara.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Jakarta- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi pembebasan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sebelumnya ditahan oleh militer Israel saat mengikuti misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":26176,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,39,45,73,51,52],"tags":[],"class_list":["post-26175","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-internasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-peristiwa","category-sorotan"],"views":6,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26175","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=26175"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26175\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":26177,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/26175\/revisions\/26177"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/26176"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=26175"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=26175"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=26175"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}