{"id":25966,"date":"2026-05-02T08:54:06","date_gmt":"2026-05-02T08:54:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25966"},"modified":"2026-05-02T08:54:06","modified_gmt":"2026-05-02T08:54:06","slug":"lebaran-betawi-di-ciganjur-berlangsung-meriah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25966","title":{"rendered":"Lebaran Betawi di Ciganjur Berlangsung Meriah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Lebaran Betawi Tahun 2026 yang digelar di eks Lapangan Vosara, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, berlangsung meriah dengan melibatkan sebanyak 60 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin mengatakan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa budaya Betawi tetap menjadi perekat sosial di tengah dinamika kehidupan perkotaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya mengapresiasi panitia dan masyarakat Ciganjur yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini dengan penuh semangat kebersamaan,&#8221; ujarnya, Sabtu (2\/5).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Mukhlisin menjelaskan, terdapat tiga hal penting dalam kegiatan tersebut. Pertama, pelestarian budaya sebagai identitas yang tetap eksis di tengah modernitas. Kedua, budaya sebagai penggerak ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ketiga, budaya sebagai sarana mempererat silaturahmi tanpa memandang perbedaan agama maupun wilayah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Mari kita jadikan acara ini untuk terus menanamkan nilai-nilai luhur Betawi, seperti gotong royong, saling menghormati, dan menjaga kebersamaan. Sehingga, kita tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga membangun masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Lurah Ciganjur, Saifullah Waliulu menambahkan, kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya Betawi, mempererat tali silaturahmi antarwarga dan tokoh masyarakat, serta memperkokoh persatuan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Alhamdulillah, melalui acara ini warga dapat berkumpul, bersuka cita, sekaligus berdagang. Manfaat kegiatan ini sangat dirasakan oleh masyarakat,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, dalam acara yang berlangsung selama satu hari tersebut, pihaknya melibatkan 60 pelaku UMKM, baik dari unsur masyarakat maupun Jakpreneur yang menjajakan berbagai produk mulai dari kuliner hingga kriya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Panitia juga menghadirkan beragam hiburan, seperti talkshow, senam bersama, lomba-lomba, serta penampilan musik dan tari Betawi,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengimbau seluruh pihak yang terlibat untuk menjaga kebersihan lingkungan, antara lain dengan tidak membuang sampah sembarangan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Mari kita jaga lingkungan agar tetap bersih, nyaman, dan rapi,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Lebaran Betawi Tahun 2026 yang digelar di eks Lapangan Vosara, Kelurahan Ciganjur, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, berlangsung meriah dengan melibatkan sebanyak 60 pelaku usaha mikro,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25967,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,48,43],"tags":[],"class_list":["post-25966","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-pemerintahan","category-religi"],"views":5,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25966","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25966"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25966\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25968,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25966\/revisions\/25968"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25967"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25966"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25966"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25966"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}