{"id":25913,"date":"2026-04-28T08:24:42","date_gmt":"2026-04-28T08:24:42","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25913"},"modified":"2026-04-28T08:24:42","modified_gmt":"2026-04-28T08:24:42","slug":"10-kantong-jenazah-korban-tabrakan-krl-diidentifikasi-oleh-rs-polri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25913","title":{"rendered":"10 kantong jenazah korban tabrakan KRL diidentifikasi oleh RS Polri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta- Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur masih mengidentifikasi jenazah dari 10 kantong jenazah korban kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27\/4) malam.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Betul, ada 10 kantong jenazah yang kami terima di RS Polri,&#8221; kata Kepala RS Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono saat dihubungi di Jakarta, Selasa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Seluruh jenazah kini tengah menjalani proses identifikasi oleh tim forensik. Proses tersebut dilakukan guna memastikan identitas para korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kantong-kantong jenazah yang kami terima sedang diidentifikasi,&#8221; ujar Prima.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, kantong jenazah mulai tiba di RS Polri pada Selasa pagi sekitar pukul 03.00 WIB.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Namun, hingga saat ini proses identifikasi belum rampung. Tim Disaster Victim Identification (DVI) masih bekerja untuk mencocokkan data sebelum kematian (ante mortem) dan setelah kematian (post mortem) guna memastikan identitas korban secara akurat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Prima belum merinci identitas korban maupun jumlah yang telah berhasil dikenali. Seluruh proses masih berlangsung dan membutuhkan waktu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pihak RS Polri mengimbau keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk menunggu hasil identifikasi resmi dari tim DVI guna menghindari kesalahan dalam proses pengenalan jenazah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyebutkan korban meninggal dunia atas insiden tabrakan antara kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27\/4) malam, bertambah menjadi 14 orang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan berdasarkan data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta- Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, Jakarta Timur masih mengidentifikasi jenazah dari 10 kantong jenazah korban kecelakaan antara kereta rel listrik (KRL) Commuter Line<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25914,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,51],"tags":[],"class_list":["post-25913","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-peristiwa"],"views":6,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25913","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25913"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25913\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25915,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25913\/revisions\/25915"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25914"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25913"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25913"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25913"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}