{"id":2587,"date":"2021-09-11T11:57:26","date_gmt":"2021-09-11T11:57:26","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=2587"},"modified":"2021-09-15T09:34:55","modified_gmt":"2021-09-15T09:34:55","slug":"wagub-dki-akan-tindak-tegas-penjual-daging-anjing-di-pasar-senen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=2587","title":{"rendered":"Wagub DKI akan Tindak Tegas Penjual Daging Anjing di Pasar Senen"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews<\/b> -Jakarta \u2013 Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan \u00a0akan segera menindak tegas penjual daging anjing di Pasar Senen, Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>Saat ini, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI Jakarta beserta Perumda Pasar Jaya tengah menelusuri dugaan penjual yang menjual daging anjing berdasarkan informasi dari Animal Defenders Indonesia (ADI).<\/p>\n<p>&#8220;Saya belum mendapat informasi dari Pasar Jaya laporannya seperti apa. Namun jika benar, ini akan ditindak tegas dan dan diberi sanksi sesuai ketentuan,&#8221; kata Riza di Balai Kota Jakarta, Jumat (10\/9\/2021) malam. Riza menegaskan pihaknya akan menangani kasus ini lebih lanjut.<\/p>\n<p>&#8220;Karena ini melanggar Undang-undang Perlindungan Pangan dan Konsumen,&#8221; ucap Riza. Sebelumnya beredar sebuah video yang menampilkan praktik penjualan daging anjing di Pasar Senen Jakarta Pusat, video tersebut tersebar melalui media sosial (medsos).<\/p>\n<p>Video itu direkam oleh Animal Defenders Indonesia (ADI). Dalam video viral tersebut, ADI menyertakan penjelasan tentang hasil penelusuran mengenai perdagangan daging anjing di Pasar Jaya Senen.<\/p>\n<p>Menurut informasi di Pasar Senen praktek penjualan daging anjing ini sudah berlangsung lama, salah seorang pedagang daging anjin mengaku sudah\u00a0 lebih 6 tahun menjual daging anjing dengan rata-rata 4 \u2013 5 ekor anjing dalam sehari.<\/p>\n<p>Secara keseluruhan, ADI menyebut ada tiga lapak di pasar tersebut yang menjual daging anjing. Dia juga meyakini ada lebih dari satu pasar yang menerapkan praktik serupa.<\/p>\n<p>&#8220;Itu baru satu lapak, di pasar itu ada 3 lapak. Maka 1 pasar saja dalam 6 tahun menghabiskan 26.280 ekor anjing. Dan masih banyak titik penjualan lainnya di DKI,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati mengaku telah menerima laporan terkait peristiwa tersebut.<\/p>\n<p>Pihaknya pun langsung turun ke lapangan melakukan penelusuran sekaligus berkoordinasi dengan Perumda Pasar Jaya selaku penanggung jawab Pasar Jaya Senen.<\/p>\n<p>&#8220;Kawan-kawan saya langsung ke lapangan ke tempat yang dituju. Kami melakukan koordinasi dengan Pasar Jaya,&#8221; kata Suharini saat dikonfirmasi. (Redaksi TTI-LineNews)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews -Jakarta \u2013 Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan \u00a0akan segera menindak tegas penjual daging anjing di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Saat ini, Dinas<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2631,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,48,44],"tags":[],"class_list":["post-2587","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-pemerintahan","category-sosial"],"views":394,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2587","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2587"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2587\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2589,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2587\/revisions\/2589"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2587"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2587"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2587"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}