{"id":2577,"date":"2021-09-10T12:27:18","date_gmt":"2021-09-10T12:27:18","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=2577"},"modified":"2021-09-15T09:37:10","modified_gmt":"2021-09-15T09:37:10","slug":"gantung-diri-live-lewat-tiktok-nyawa-pria-ini-tak-tertolong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=2577","title":{"rendered":"Gantung Diri Live lewat Tiktok, Nyawa Pria Ini Tak Tertolong"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>&#8211; Jakarta \u2013 Seorang pria berinisial SS (29) melakukan bunuh diri. Dia gantung diri dari kamar rumah susun kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (9\/9\/2021) malam.<\/p>\n<p>Wakatim 1 Rajawali Polrestro Jakarta Timur, Bripka Markon Samuel mengatakan, peristiwa ini diketahui setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat. Sebelum mengakhiri hidup, SS sempat merekam dan menyiarkan detik-detik kematiannya melalui aplikasi tiktok.<\/p>\n<p>\u201cAksi gantung diri ini pertama diketahui dari teman korban yang menonton\u00a0live\u00a0tiktok korban. Kita langsung datangi lokasi kejadian,\u201d ujarnya di Jakarta Timur, Kamis (9\/9\/2021).<\/p>\n<p>Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan barang korban yang mengarah kepada penyebab SS nekat mengakhiri hidupnya.<\/p>\n<p>\u201cMotifnya belum diketahui tidak ditemukan semacam wasiat dan lain-lain di TKP, hanya ada seprei dan kursi yang dijadikan sebagai alat untuk mengakhiri hidupnya,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Markon menuturkan, untuk mengungkap motif SS nekat mengakhiri hidupnya, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa para saksi.<\/p>\n<p>\u201cKita sudah datangi lokasi kejadian dan meminta keterangan saksi. Saat ini kasus bunuh diri dengan korban berinisial SS jenis kelamin laki-laki ditangani Polsek Jatinegara,\u201d tuturnya.(Redaksi TTI-Linenews)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews&#8211; Jakarta \u2013 Seorang pria berinisial SS (29) melakukan bunuh diri. Dia gantung diri dari kamar rumah susun kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2634,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34,45,47,44],"tags":[],"class_list":["post-2577","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","category-jakarta","category-kepolisisan","category-sosial"],"views":285,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2577","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2577"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2577\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2579,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2577\/revisions\/2579"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2634"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2577"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2577"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2577"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}