{"id":25767,"date":"2026-04-17T02:51:20","date_gmt":"2026-04-17T02:51:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25767"},"modified":"2026-04-17T02:51:20","modified_gmt":"2026-04-17T02:51:20","slug":"warga-siak-korban-penipuan-kerja-akhirnya-dimakamkan-di-kamboja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25767","title":{"rendered":"Warga Siak Korban Penipuan Kerja Akhirnya Dimakamkan di Kamboja"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/strong>&#8211; Susi Yanti Br Sinaga (22) seorang perempuan warga asal Lubuk Dalam, Siak yang menjadi korban penipuan kerja ke Kamboja meninggal dunia. Susi dilaporkan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif pada Minggu (8\/3\/2026).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Riau, Fanny Wahyu Kurniawan mengatakan, sebelum diinformasikan meninggal dunia. Susi sempat menjalani perawatan intensif di ruang ICU di RS Khmer Soviet Friendship, Phnom Penh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cYang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia tadi pagi,\u201d kata Fanny.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk pemulangan jenazah, disebutkan Fanny bahwa dari pihak KBRI menyerahkan kepada keluarga. Kemudian, pihak keluarga meminta bantuan dari KP2MI untuk proses pemulangan jenazahnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cUntuk pemulangan jenazah nya pihak keluarga minta bantuan KP2MI. Karena biaya pemulangan jenazah ditanggung oleh pihak keluarga,\u201d sebutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Setelah dilakukan komunikasi, dan juga dikarenakan keterbatasan biaya. Akhirnya pihak keluarga mengikhlaskan jenazah di makamkan di Kamboja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPihak keluarga ikhlas jenazah di makamkan di Kamboja, dan juga sudah langsung komunikasi dengan pihak KBRI di Kamboja,\u201d ujarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk diketahui, saat itu Susi awalnya dijanjikan untuk bekerja di Malaysia. Namun akhirnya dibawa ke Kamboja.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cJadi yang bersangkutan berangkat hanya menggunakan paspor, sehingga tergolong ilegal,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Fanny menegaskan, pemerintah tidak tinggal diam dalam menangani persoalan pekerja migran nonprosedural. Ia mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja ke luar negeri tanpa melalui mekanisme resmi.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru&#8211; Susi Yanti Br Sinaga (22) seorang perempuan warga asal Lubuk Dalam, Siak yang menjadi korban penipuan kerja ke Kamboja meninggal dunia. Susi dilaporkan meninggal<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25768,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,34,73,57,48,51,52],"tags":[],"class_list":["post-25767","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-hukum","category-komunikasi","category-pekanbaru","category-pemerintahan","category-peristiwa","category-sorotan"],"views":3,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25767","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25767"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25767\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25769,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25767\/revisions\/25769"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25768"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25767"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25767"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25767"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}