{"id":25746,"date":"2026-04-15T14:53:10","date_gmt":"2026-04-15T14:53:10","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25746"},"modified":"2026-04-15T14:53:10","modified_gmt":"2026-04-15T14:53:10","slug":"pramono-lantik-11-pejabat-pimpinan-tinggi-pratama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25746","title":{"rendered":"Pramono Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung resmi melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15\/4).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pelantikan dilakukan sebagai bagian dari strategi penguatan birokrasi dalam rangka menghadapi tantangan Jakarta sebagai kota global serta pusat perekonomian nasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pelantikan 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 385 sampai dengan 388 Tahun 2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Dalam dan Dari Jabatan Pimpinan Tinggi pratama (Eselon II) Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemprov Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Keputusan Gubernur ini ditetapkan pada 14 April tahun 2026.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Secara khusus saya ingin mengucapkan selamat kepada saudara-saudara yang baru saja dilantik dan ini merupakan tanggung jawab yang besar,&#8221; ujar Pramono.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pramono menekankan, penunjukan para pejabat baru tersebut telah melalui proses pertimbangan matang selama tiga pekan, dengan mengedepankan sistem manajemen talenta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami bertiga berkomunikasi, berdiskusi untuk menentukan nama-nama tadi dan kemudian menggunakan manajemen talenta karena ini kewenangan yang dimiliki oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Gubernur berpesan kepada para pejabat yang baru dilantik untuk bekerja secara sungguh-sungguh, menjunjung tinggi integritas, dedikasi, loyalitas, transparansi, dan mengabdi kepada Pemprov DKI Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Meski pelantikan dilakukan serentak, namun masa waktu mulai jabatan tersebut berlaku tidak seragam. Masa jabatan dari tiga orang pejabat yang telah dilantik mulai berlaku hari ini. Sedangkan masa jabatan empat pejabat berlaku mulai 1 Juni 2026, tiga pejabat berlaku 1 Agustus 2026, dan satu pejabat menunggu terbitnya SK dalam pengangkatan sebagai Pejabat Fungsional Utama.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Melalui pelantikan ini, Pramono memastikan tidak ada lagi jabatan penting yang diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt). Gubernur berharap para pejabat tersebut memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pelantikan dilakukan pada hari ini, sedangkan nantinya sudah tidak ada pelantikan lagi. Mereka akan menjabat sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan dalam surat keputusan,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lebih lanjut, Pramono juga menyinggung tantangan Pemprov DKI ke depan dalam menghadapi dampak geopolitik dan fenomena El Nino yang menyebabkan musim panas dan kering yang panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Untuk itu, kerja kolektif, kerja bersama, orkestrasi yang akan dipimpin oleh saya dan Pak Wagub yang akan mengarahkan kepada saudara-saudara sekalian,&#8221; tandas Pramono.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Adapun kesebelas pejabat yang dilantik tersebut yakni:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">1. Syafrin Liputo sebagai Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">2. Budi Awaludin sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">3. Marulina Dewi Mutiara sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi DKI Jakarta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">4. Dudi Gardesi Asikin sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">5. Marulitua sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">6. Tona Hutauruk sebagai Kepala Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">7. Purwanti Suryandari sebagai Wakil Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">8. Asep Kuswanto sebagai Asisten Deputi Gubernur Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Bidang Tata Ruang<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">9. Ali Murthadho sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Barat<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">10. Firmanudin sebagai Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Selatan, dan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">11. Imron sebagai Sekretaris Kota (Sekko) Administrasi Jakarta Barat.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung resmi melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balai Agung, Balai Kota<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25747,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[45,53,48],"tags":[],"class_list":["post-25746","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jakarta","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":7,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25746","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25746"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25746\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25748,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25746\/revisions\/25748"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25746"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25746"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25746"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}