{"id":25743,"date":"2026-04-15T14:43:06","date_gmt":"2026-04-15T14:43:06","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25743"},"modified":"2026-04-15T14:43:06","modified_gmt":"2026-04-15T14:43:06","slug":"pemprov-dki-bakal-intensifkan-pengerukan-sungai-dan-pengendalian-ikan-sapu-sapu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25743","title":{"rendered":"Pemprov DKI Bakal Intensifkan Pengerukan Sungai dan Pengendalian Ikan Sapu-Sapu"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengintensifkan pengerukan sedimen dan pembersihan aliran sungai secara serentak di lima wilayah kota administrasi Jakarta pada Jumat mendatang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan, upaya ini sekaligus untuk mengendalikan populasi ikan sapu-sapu yang semakin banyak berkembang biak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami sudah memutuskan dalam rapat tadi, di lima daerah kita akan adakan kegiatan untuk mengurangi ikan sapu-sapu tapi tidak semata-mata untuk ikan sapu-sapu tetapi kita juga mengangkut sedimen, kemudian memperbaiki saluran air,&#8221; ujar Pramono, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15\/4).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Keberadaan ikan sapu-sapu ini dinilai telah merusak ekosistem lingkungan di aliran sungai karena menjadi predator bagi ikan-ikan lokal. Selain itu, ikan ini tidak sehat jika dikonsumsi karena memiliki kandungan berbahaya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Dari hasil lab, hampir semua ikan yang dites di laboratorium kadar batasnya itu kan 0,3 miligram. Ikan sapu-sapu lebih dari itu, sehingga akan sangat berbahaya kalau dikonsumsi, ada timbalnya, ada macam-macamnya dan itu benar-benar berbahaya bagi manusia kalau dikonsumsi,&#8221; jelas Pramono.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Tak hanya itu, perilaku ikan sapu-sapu yang membuat lubang untuk sarang juga telah menyebabkan kerusakan tanggul-tanggul sungai di Jakarta. Pramono menyebut, ikan invasif ini sangat kuat karena bisa bertahan di berbagai kondisi lingkungan dan cuaca.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Karena itu, kegiatan pengerukan sedimen aliran sungai sekaligus pengendalian pertumbuhan ikan sapu-sapu ini dilakukan untuk menjaga ekosistem lingkungan di sekitar aliran sungai.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengintensifkan pengerukan sedimen dan pembersihan aliran sungai secara serentak di lima wilayah kota administrasi Jakarta pada Jumat mendatang. Gubernur<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25744,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-25743","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":7,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25743","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25743"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25743\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25745,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25743\/revisions\/25745"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25744"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25743"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25743"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25743"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}