{"id":25250,"date":"2026-03-03T09:13:44","date_gmt":"2026-03-03T09:13:44","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25250"},"modified":"2026-03-03T09:13:44","modified_gmt":"2026-03-03T09:13:44","slug":"pembangun-16-rumah-penyintas-kebakaran-pela-mampang-dimulai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25250","title":{"rendered":"Pembangun 16 Rumah Penyintas kebakaran Pela Mampang Dimulai"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Program bedah kawasan pascakebakaran di Jalan Bangka III, RT 014\/02, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, resmi dimulai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, bersama Legislator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Anwar mengatakan, pembangunan 16 rumah yang terdampak kebakaran tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara Baznas (Bazis) Jakarta Selatan dan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT Malahayati.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena warga akhirnya memperoleh kepastian terkait pembangunan kembali rumah mereka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami sangat bersyukur, terutama warga penyintas kebakaran karena sudah ada kepastian rumah mereka dibangun,&#8221; ujarnya, Selasa (3\/3).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Anwar menjelaskan, proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan dengan anggaran sekitar Rp 1 miliar.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Program bedah kawasan ini merupakan bukti bahwa dana yang dihimpun Baznas (Bazis) dari masyarakat dapat kembali dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menambahkan, dana yang berasal dari zakat, infak, dan sedekah telah digunakan untuk berbagai program sosial, seperti bedah rumah, bedah kawasan, hingga penebusan ijazah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Legislator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani turut mengaku bersyukur atas terwujudnya pembangunan rumah warga penyintas kebakaran tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah, Baznas (Bazis), dan pihak swasta melalui CSR menjadi kunci dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Semoga warga dapat segera kembali menempati rumahnya, merasa tenang, dan melanjutkan aktivitas seperti biasa. Kolaborasi yang baik antarsemua pihak sangat penting,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, perwakilan penyuntas kebakaran, Afri menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, rumah yang dibangun kembali nantinya menjadi hunian yang lebih baik, sehat, dan memiliki sirkulasi udara yang memadai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Semoga semua pihak yang telah membantu mendapatkan keberkahan. Kami berharap dapat kembali ke rumah dengan kondisi yang lebih baik dan semakin sejahtera,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Program bedah kawasan pascakebakaran di Jalan Bangka III, RT 014\/02, Kelurahan Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, resmi dimulai.\u00a0 Pembangunan ditandai dengan peletakan batu<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25251,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,53,48,44],"tags":[],"class_list":["post-25250","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-sosial"],"views":22,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25250","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25250"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25250\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25252,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25250\/revisions\/25252"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25251"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25250"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25250"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25250"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}