{"id":25234,"date":"2026-03-02T11:11:46","date_gmt":"2026-03-02T11:11:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25234"},"modified":"2026-03-02T11:11:46","modified_gmt":"2026-03-02T11:11:46","slug":"dprd-dki-gelar-paripurna-penyampaian-pidato-gubernur-atas-dua-raperda-strategis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25234","title":{"rendered":"DPRD DKI Gelar Paripurna Penyampaian Pidato Gubernur atas Dua Raperda Strategis"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pidato Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembangunan Keluarga dan Raperda tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH), Senin (2\/3).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDengan mengucapkan\u00a0<em>Bismillahirrahmanirrahim<\/em>, rapat paripurna kami buka dan dinyatakan terbuka untuk umum,\u201d ujar Khoirudin saat membuka sidang paripurna.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menjelaskan, paripurna ini merupakan tindak lanjut hasil Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI pada 8 Januari 2026 yang telah menetapkan agenda penyampaian pidato gubernur atas dua raperda tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Khoirudin menyampaikan pentingnya pembangunan keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter, ketahanan sosial, dan kualitas generasi penerus bangsa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, pembangunan keluarga tidak dapat dipandang sebagai program sektoral semata, melainkan sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cRaperda tentang Pembangunan Keluarga diharapkan mampu menghadirkan kebijakan yang terintegrasi, mulai dari ketahanan keluarga, perlindungan perempuan dan anak, pendidikan karakter, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga, sehingga pembangunan Jakarta berjalan secara berkelanjutan dan inklusif,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain isu keluarga, DPRD juga menekankan tantangan lingkungan yang semakin kompleks di Jakarta. Permasalahan pencemaran udara dan air, pengelolaan sampah, hingga ancaman perubahan iklim dan menurunnya daya dukung lingkungan menjadi perhatian serius.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebagai kota megapolitan sekaligus pusat pemerintahan dan perekonomian nasional, Jakarta dinilai harus mampu menyeimbangkan pembangunan dengan upaya pelestarian lingkungan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKita memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan Jakarta yang hijau, tangguh, dan berkelanjutan bagi generasi sekarang maupun yang akan datang,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pidato pengantar oleh Gubernur Pramono atas kedua raperda tersebut, yang diakhiri dengan penyerahan dokumen kepada pimpinan DPRD.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selanjutnya, fraksi-fraksi DPRD DKI Jakarta akan mendalami dan mencermati penjelasan gubernur sebagai bahan penyusunan pandangan umum fraksi. Hasilnya dijadwalkan disampaikan dalam rapat paripurna pekan depan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian pidato Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembangunan Keluarga dan Raperda<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25235,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,53,48,33],"tags":[],"class_list":["post-25234","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-politik"],"views":44,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25234"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25234\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25236,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25234\/revisions\/25236"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25235"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}