{"id":25120,"date":"2026-02-23T15:35:33","date_gmt":"2026-02-23T15:35:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25120"},"modified":"2026-02-23T15:35:33","modified_gmt":"2026-02-23T15:35:33","slug":"berkah-ramadan-dirasakan-pedagang-timun-suri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=25120","title":{"rendered":"Berkah Ramadan Dirasakan Pedagang Timun Suri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Pedagang timun suri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur ramai dikunjungi pembeli saat Ramadan. Tak pelak, omzet penjualan menjadi semakin meningkat dan keuntungan berlipat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Salah seorang pedagang, Mara (50) mengatakan, sudah hampir enam tahun berjualan timun suri setiap bulan Ramadan. Dalam sehari, ia mampu menjual sekitar tiga hingga empat ton timun suri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Alhamdulillah, penjualannya sangat bagus karena pembeli selalu ramai setiap hari,&#8221; ujarnya, Senin (23\/2).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Mara menjelaskan, timun suri yang dijual dipasok dari wilayah Pandeglang, Banten. Komoditas tersebut dijual dengan harga Rp 5.000 hingga Rp 6.000 per kilogram tergantung ukuran dan kualitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kalau cuaca sedang cerah atau panas, biasanya penjualan juga semakin meningkat karena timun suri biasa dibuat menjadi es atau minuman segar,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, berjualan timun suri menjadi pilihan karena memiliki pangsa pasar yang baik selama Ramadan. Namun, di luar musim tersebut ia sehari-hari berjualan sayur-mayur di Pasar Induk Kramat Jati.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Selama berjualan timun suri, aktivitas jualan sayurnya dihentikan sementara,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, seorang pembeli Fariha (52) menuturkan, setiap tahun rutin berbelanja timur suri di Pasar Induk Kramat Jati untuk dijual kembali\u00a0<\/span><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">di Pasar Lontar, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Setiap hari saya berbelanja di sini karena harganya relatif murah untuk dijual kembali. Saya biasa jual lagi Rp 10 ribu sampai Rp 12 ribu. Alhamdulillah, masih bisa dapat untung,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Pedagang timun suri di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur ramai dikunjungi pembeli saat Ramadan. Tak pelak, omzet penjualan menjadi semakin meningkat dan keuntungan berlipat.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":25124,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45,53,48],"tags":[],"class_list":["post-25120","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":63,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25120","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=25120"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25120\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":25125,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/25120\/revisions\/25125"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/25124"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=25120"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=25120"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=25120"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}