{"id":24404,"date":"2026-01-09T11:34:50","date_gmt":"2026-01-09T11:34:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=24404"},"modified":"2026-01-09T11:34:50","modified_gmt":"2026-01-09T11:34:50","slug":"munjirin-pimpin-panen-anggur-di-rw-13-penggilingan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=24404","title":{"rendered":"Munjirin Pimpin Panen Anggur di RW 13 Penggilingan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin memimpin pelaksanaan panen anggur di kebun milik warga RT 01\/13, Perumahan Taman Buaran Indah, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung. Sebanyak 10 kilogram anggur berhasil dipanen.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Munjirin mengapresiasi inisiatif warga yang memanfaatkan lahan kosong di lingkungan perumahan menjadi kebun produktif. Lahan yang sebelumnya tidak termanfaatkan kini berubah menjadi taman hijau yang ditanami berbagai jenis anggur.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kebun anggur ini menjadi contoh positif bagi lingkungan permukiman di Jakarta Timur. Lahan kosong di sekitar perumahan dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan nilai tambah,&#8221; ujarnya, Jumat (9\/1).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Munjirin juga mengajak masyarakat untuk terus memanfaatkan lahan kosong yang tidak terpakai melalui kegiatan bercocok tanam. Hal ini dinilai sejalan dengan upaya penghijauan lingkungan serta penguatan ketahanan pangan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Hari ini jenis anggur yang dipanen antara lain Jupiter, Transfiguration, Tamaki, dan Adora,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, pengelola Kebun Anggur Perumahan Taman Buaran Indah,\u00a0Harismawati Syarifah menjelaskan, tanaman anggur dengan berbagai varietas tersebut telah ditanam sejak tiga tahun lalu.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sepanjang tahun 2025, kebun anggur ini telah beberapa kali melakukan panen.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Setiap ada tamu yang berkunjung, anggur ini menjadi salah satu hidangan, bahkan sering dijadikan oleh-oleh,&#8221; bebernya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menuturkan, anggur jenis Adora menjadi varietas unggulan karena memiliki daging buah yang tebal, tidak berbiji, dan tetap manis meskipun telah dipanen dan disimpan beberapa waktu.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Hasil panen selalu kami bagikan kepada warga. Bahkan, warga yang ingin memetik dan langsung mengonsumsinya juga dipersilakan. Kami memang tidak menjual hasil panen ini karena murni sebagai hobi bercocok tanam,&#8221; imbuhnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Harismawati mengaku awalnya tertarik menanam anggur setelah sering diajak suaminya berkeliling kota dan melihat banyak rekannya yang melakukan budi daya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Meskipun sempat mengalami kegagalan, saya tetap berupaya mencoba hingga akhirnya berhasil mengembangkan kebun anggur produktif,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin memimpin pelaksanaan panen anggur di kebun milik warga RT 01\/13, Perumahan Taman Buaran Indah, Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung. Sebanyak 10<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24405,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,53,48,149],"tags":[],"class_list":["post-24404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-perkebunan-pertanian"],"views":48,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=24404"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24404\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24406,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24404\/revisions\/24406"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/24405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=24404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=24404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=24404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}