{"id":24329,"date":"2026-01-04T14:10:48","date_gmt":"2026-01-04T14:10:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=24329"},"modified":"2026-01-04T14:10:48","modified_gmt":"2026-01-04T14:10:48","slug":"polisi-periksa-10-orang-terkait-tewasnya-tiga-orang-di-warakas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=24329","title":{"rendered":"Polisi periksa 10 orang terkait tewasnya tiga orang di Warakas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa 10 orang terkait tewasnya tiga orang terdiri dari seorang ibu berinisial SS (50) dan dua anaknya berinisial AAB (13) dan AAL (27) di dalam kontrakan di Jalan Warakas 5 Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, pada Jumat (2\/1).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cTotal ada 10 orang yang diperiksa dan yang dijadikan saksi dalam kasus ini baru empat orang,\u201d kata Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar di Jakarta, Minggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Penyidik juga masih menunggu hasil pemeriksaan dan autopsi dari RS Polri untuk mengungkap penyebab tewasnya para korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cHasil pemeriksaan masih belum keluar,\u201d kata dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengatakan penyidik masih bekerja dan melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi kejadian dan mengumpulkan barang bukti serta keterangan saksi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKami masih bekerja untuk mengungkap kasus ini,\u201d ujar Onkoseno.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut dia, yang pertama kali menemukan ketiga jasad korban adalah anak korban yang baru pulang ke rumah. Saat anak tersebut pulang dan membuka pintu mendapati tubuh keluarganya terlentang di dalam kontrakan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cAnak ini menemukan ketiga jasad dalam kondisi mulut mengeluarkan busa dan ada ruam di tubuhnya,\u201d kata dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab mulut mengeluarkan busa dan ruam yang ditemukan di jasad korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cProses penyelidikan masih berjalan dan kami masih melakukan analisa terkait kasus ini,\u201d kata dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk barang bukti, lanjutnya petugas menyita barang bukti berupa botol minuman, bungkus makanan, seprai dan pakaian korban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cBarang bukti ini kami kumpulkan untuk melengkapi penyelidikan,\u201d kata dia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebelumnya, tiga orang yang terdiri dari dua perempuan dan satu anak laki-laki ditemukan meninggal dunia di dalam rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Gang 10, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat pagi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, satu korban selamat dan dibawa ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Korban yang meninggal dunia, yakni anak laki-laki berinisial AAB (13), perempuan berinisial SS (50) dan perempuan berinisial AAL (27). Sementara korban yang selamat itu pria berinisial ASJ (22).<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Polres Metro Jakarta Utara telah memeriksa 10 orang terkait tewasnya tiga orang terdiri dari seorang ibu berinisial SS (50) dan dua anaknya berinisial AAB (13)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":24330,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,34,45,116,73],"tags":[],"class_list":["post-24329","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-hukum","category-jakarta","category-kepolisian","category-komunikasi"],"views":25,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=24329"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24329\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24331,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/24329\/revisions\/24331"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/24330"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=24329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=24329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=24329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}