{"id":23509,"date":"2025-11-19T09:05:24","date_gmt":"2025-11-19T09:05:24","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23509"},"modified":"2025-11-19T09:05:24","modified_gmt":"2025-11-19T09:05:24","slug":"mayoritas-fraksi-setuju-raperda-pemekaran-kecamatan-dan-kelurahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23509","title":{"rendered":"Mayoritas Fraksi Setuju Raperda Pemekaran Kecamatan dan Kelurahan"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang Pembentukan, Pengubahan Nama, Batas, dan Penghapusan Kecamatan, serta Kelurahan, Rabu (19\/11).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Rapat dilanjutkan dengan penyampaian jawaban Gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDengan mengucapkan\u00a0<i>bismillahirrahmanirrahim<\/i>, rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum,\u201d ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Wibi menjelaskan, pada rapat paripurna sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah memaparkan pidato dan penjelasan terkait Raperda tersebut. Menindaklanjuti hal itu, seluruh fraksi DPRD telah melakukan pembahasan internal, yang hasilnya disampaikan dalam rapat hari ini.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Usai mendengarkan pandangan dari masing-masing fraksi, Wibi menyebut bahwa mayoritas fraksi menyetujui agar Raperda ini dibahas lebih lanjut bersama Alat Kelengkapan Dewan (AKD).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cJadi hanya satu fraksi yang menolak, yaitu Fraksi PKS,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Wibi, pembahasan Raperda di tingkat AKD penting karena sejumlah wilayah di Jakarta memang memerlukan pemekaran untuk meningkatkan efektivitas pelayanan dan memudahkan proses administrasi.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cAda beberapa wilayah yang harus dimekarkan karena luasnya sudah sangat besar dan penduduknya sangat padat. Pemekaran ini perlu dilakukan, tetapi detailnya harus diperhatikan,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menegaskan bahwa pemekaran wilayah tidak boleh menyulitkan hak-hak warga. Karena itu, Pemprov DKI diminta memastikan kesiapan sarana dan prasarana, mulai dari akses pendidikan hingga transportasi publik.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cElemen-elemen itu, variabel-variabel itu nanti akan dibahas lebih rinci di AKD,\u201d tambahnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lebih lanjut, Wibi menjelaskan bahwa jawaban Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, terkait pandangan fraksi-fraksi sudah cukup jelas. Pemprov DKI, kata dia, pada prinsipnya sejalan dengan masukan yang disampaikan DPRD.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cMereka setuju dengan apa yang disampaikan fraksi-fraksi. Pemprov akan melaksanakan dan menyempurnakan, sehingga proses pembahasan dapat diselesaikan secara paripurna,\u201d tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna untuk mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang Pembentukan, Pengubahan Nama, Batas, dan Penghapusan Kecamatan, serta Kelurahan, Rabu (19\/11).<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23510,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,53,48,33],"tags":[],"class_list":["post-23509","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-politik"],"views":95,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23509","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23509"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23509\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23511,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23509\/revisions\/23511"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23509"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23509"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23509"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}