{"id":23432,"date":"2025-11-16T12:38:36","date_gmt":"2025-11-16T12:38:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23432"},"modified":"2025-11-16T12:38:36","modified_gmt":"2025-11-16T12:38:36","slug":"pc-ippnu-garut-gaungkan-gerakan-ekologis-pelajar-lewat-program-selera","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23432","title":{"rendered":"PC IPPNU Garut Gaungkan Gerakan Ekologis Pelajar Lewat Program SELERA"},"content":{"rendered":"<p><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>-Garut \u2014 Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Garut terus menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan melalui program SELERA (Sharing Season Lingkungan Bersama Rekanita) yang digelar secara daring pada Sabtu (11\/11) malam.<\/p>\n<p>Mengusung tema \u201cLangkah Kecil Rekanita untuk Masa Depan Bumi\u201d, agenda ini menegaskan pentingnya peran pelajar putri sebagai generasi yang ikut bertanggung jawab menjaga keberlanjutan lingkungan.<\/p>\n<p>Ketua PC IPPNU Garut, Rahma Nurwahidah, menuturkan bahwa SELERA menjadi tindak lanjut dari gerakan penghijauan yang telah dilaksanakan di empat Pimpinan Anak Cabang (PAC) bulan lalu dalam rangka Hari Santri Nasional. Ia menegaskan bahwa kepedulian ekologis bukan sekadar agenda tahunan, melainkan arah gerakan yang harus dijaga secara berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cSELERA menjadi fokus utama kami dalam menguatkan literasi dan kepedulian lingkungan. Setelah penanaman pohon di empat PAC, kami ingin memastikan gerakannya tidak berhenti di seremoni. Forum ini menjadi ruang belajar, ruang tumbuh, dan pengingat bahwa perubahan besar berawal dari langkah sederhana,\u201d ujar Rahma dalam forum Zoom Meet.<\/p>\n<p>Rahma juga menambahkan bahwa program ekologis IPPNU Garut tidak akan berhenti pada diskusi virtual. Ke depan, kegiatan akan diperluas menjadi forum luring agar edukasi lingkungan benar-benar menjelma menjadi aksi nyata di lapangan.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut, PC IPPNU Garut menghadirkan pemantik Salfa Aulia Al Azizah, Bendahara PC IPPNU sekaligus Ksatria Shambala GL 11. Dalam pemaparannya, Salfa mengajak peserta memahami kembali hubungan dasar manusia dengan alam.<\/p>\n<p>\u201cKetika alam tumbuh, manusia tumbuh. Ketika alam terpuruk, manusia ikut terpuruk\u2014bahkan lebih terpuruk. Alam punya kemampuan pulih sendiri, sementara manusia tidak sebegitu kuat,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Salfa kemudian memaparkan tiga pokok penting: tindak lanjut gerakan penghijauan, penerapan mindfulness dalam merawat lingkungan, serta strategi \u201ctiga pintu\u201d dalam pengelolaan sampah. Ketiganya dinilai relevan dengan tantangan generasi muda yang semakin dekat dengan isu keberlanjutan global.<\/p>\n<p>Kegiatan dipandu oleh Dhea Ananda, Sekretaris PC IPPNU Garut, yang mampu menciptakan suasana diskusi interaktif. Peserta tidak hanya menyimak, tetapi turut berbagi pengalaman serta persoalan ekologis dari daerah masing-masing.<\/p>\n<p>Program SELERA diharapkan menjadi pijakan awal untuk menguatkan gerakan ekologis di tubuh IPPNU Garut. Ke depan, organisasi menargetkan pelaksanaan kegiatan lanjutan secara offline yang lebih aplikatif\u2014khususnya di ruang terbuka\u2014sebagai bentuk praktik langsung kepedulian terhadap lingkungan.<\/p>\n<p>Pewarta : M.Y.A Sastradimadja<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Garut \u2014 Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PC IPPNU) Garut terus menunjukkan komitmennya terhadap isu lingkungan melalui program SELERA (Sharing Season Lingkungan Bersama<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23433,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,150,73,119,53,38],"tags":[],"class_list":["post-23432","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-garut","category-komunikasi","category-lingkungan","category-pembangunan","category-pendidikan"],"views":83,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23432","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23432"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23432\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23435,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23432\/revisions\/23435"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23433"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23432"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23432"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23432"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}