{"id":23417,"date":"2025-11-15T09:06:02","date_gmt":"2025-11-15T09:06:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23417"},"modified":"2025-11-15T09:06:02","modified_gmt":"2025-11-15T09:06:02","slug":"setelah-blackhawk-dan-mi-bamt-bpbd-riau-kini-kehilangan-semua-armada-udara-karhutla","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23417","title":{"rendered":"Setelah Blackhawk dan Mi-BAMT, BPBD Riau Kini Kehilangan Semua Armada Udara Karhutla"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>\u00a0&#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD) Damkar Riau, hingga saat ini mendata masih terdapat empat daerah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Daerah yang masih terjadi karhutla di antaranya, Kabupaten Kampar, Rokan Hilir, Siak dan Bengkalis.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal menyebutkan pemadaman masih terus dilakukan tim gabungan di lapangan. Namun, pemadaman saat ini hanya bisa dilakukan oleh tim darat, karena seluruh helikopter water bombing yang sebelumnya ada di Riau seluruhnya sudah ditarik ke pusat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pemadaman terus dilakukan oleh petugas gabungan. Namun, tim juga sempat mengalami kendala dalam mendapatkan sumber air,&#8221; katanya, Sabtu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dengan kondisi tersebut saat ini Pemprov Riau kembali mengajukan bantuan helikopter\u00a0<em>water bombing<\/em>. Pasalnya, helikopter yang sebelumnya di Riau sudah ditarik ke pusat karena habis kontrak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cHelikopter di Riau sekarang tidak ada lagi, sudah ditarik ke pusat lagi. Tapi kami sedang mengajukan bantuan helikopter lagi mengingat saat ini masih terjadi Karhutla di Riau,\u201d ujarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Namun demikian, pihaknya menyebut secara umum Karhutla di Riau saat ini masih terkendali. Meskipun tidak ada helikopter\u00a0<em>water bombing<\/em>, pihaknya memaksimalkan tim darat dalam memadamkan Karhutla.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cWalaupun masih ada Karhutla, tapi masih terkendali. Beberapa daerah juga sudah turun hujan meskipun intensitas nya masih rendah,\u201d sebutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Riau memiliki 11 unit heli yang disiagakan untuk penanganan Karhutla. Di antaranya Blackhawk UH-60A (N61AA), Mi-BAMT (RA-22747), Mi-BAMT (RA-22834) dan Superpuma A533212 (P2-MHL).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian, ada pula helikopter water bombing Mi-8AMT (RA-22729), helikopter water bombing Blackhawk UH-60A (N260UH), helikopter water bombing Blackhawk UH 60 A (N 60 CU) dan helikopter\u00a0<em>water bombing<\/em>\u00a0Kamov KA-320. Sementara, untuk helikopter patroli, diantaranya jenis Bell 505 (PK-WSA), Hell 206 1.4 (PK-FBI) dan heli patroli Bell 412 SP (PK-DAS Kemen Hut).\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru\u00a0&#8211; Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD) Damkar Riau, hingga saat ini mendata masih terdapat empat daerah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23418,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,73,119,57,48],"tags":[],"class_list":["post-23417","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-lingkungan","category-pekanbaru","category-pemerintahan"],"views":78,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23417","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23417"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23417\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23419,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23417\/revisions\/23419"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23418"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23417"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23417"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23417"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}