{"id":23125,"date":"2025-11-02T09:40:27","date_gmt":"2025-11-02T09:40:27","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23125"},"modified":"2025-11-02T09:40:27","modified_gmt":"2025-11-02T09:40:27","slug":"operasi-gabungan-darat-udara-karhutla-riau-di-tujuh-daerah-masih-terus-dipadamkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23125","title":{"rendered":"Operasi Gabungan Darat-Udara: Karhutla Riau di Tujuh Daerah Masih Terus Dipadamkan"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>\u00a0&#8211; Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, hingga saat ini masih terus melakukan pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di beberapa daerah di Riau. Selain dilakukan oleh tim darat, pemadaman juga dilakukan menggunakan helikopter.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal mengatakan, saat ini Karhutla masih terjadi di Kabupaten Kampar, Pelalawan, Rokan Hulu (Rohul), Siak, Indragiri Hulu (Inhu), Rokan Hilir (Rohil) dan Kota Pekanbaru.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSaat ini Karhutla dilaporkan masih terjadi di tujuh daerah di Riau. Ada yang merupakan titik baru dan ada juga yang masih proses pendinginan,\u201d katanya, Minggu.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk di Kabupaten Inhu, Karhutla terjadi di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Karena disekitar lokasi Karhutla tidak ditemukan sumber air, pemadaman harus dilakukan dengan menggunakan helikopter water bombing.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDi Inhu, Karhutla terjadi di kawasan TNTN. Untuk melakukan pemadaman, harus menggunakan helikopter karena tidak ada sumber air didekat lokasi,\u201d ujarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Namun, saat ini Karhutla di Riau dilaporkan masih dapat dikendalikan. Pasalnya, tidak semua Karhutla terjadi di lahan gambut melainkan di tanah mineral sehingga lebih cepat dipadamkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKarhutla tidak di lahan gambut, tapi ditanah mineral. Jadi lebih cepat dipadamkan, namun tim tetap harus waspada agar api tidak menjalar kelokasi lain,\u201d sebutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru\u00a0&#8211; Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, hingga saat ini masih terus melakukan pemadaman Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23126,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,73,119,57,48,51],"tags":[],"class_list":["post-23125","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-lingkungan","category-pekanbaru","category-pemerintahan","category-peristiwa"],"views":95,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23125","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23125"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23125\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23127,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23125\/revisions\/23127"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23126"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23125"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23125"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23125"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}