{"id":23122,"date":"2025-11-02T09:20:02","date_gmt":"2025-11-02T09:20:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23122"},"modified":"2025-11-02T09:20:02","modified_gmt":"2025-11-02T09:20:02","slug":"umri-jadi-tuan-rumah-konsolidasi-nasional-majelis-kesehatan-aisyiyah-tahun-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23122","title":{"rendered":"UMRI Jadi Tuan Rumah Konsolidasi Nasional Majelis Kesehatan Aisyiyah Tahun 2025"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews<\/strong>-Pekanbaru &#8212; Kader Majelis Kesehatan Aisyiyah dari Wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat hadir dalam Konsolidasi Nasional Majelis Kesehatan Batch VI bertema \u201cPenguatan Kepemimpinan untuk Percepatan Aksi Dakwah Kesehatan Aisyiyah\u201d.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dr Siti Noordjannah Djohantini MM MSi, yang\u00a0 menegaskan pentingnya peran perempuan Aisyiyah dalam memperkuat gerakan dakwah di bidang kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cAisyiyah tidak hanya berbicara tentang pelayanan medis, tetapi juga perjuangan kemanusiaan. Kita hadir untuk menghadirkan solusi atas berbagai tantangan kesehatan masyarakat dengan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil \u2018alamin,\u201d ujar Noordjannah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menambahkan, Aisyiyah hadir sebagai gerakan dakwah kemanusiaan yang berpihak pada kepentingan masyarakat, khususnya perempuan dan anak-anak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDalam situasi tantangan kesehatan yang semakin kompleks, Aisyiyah berupaya menghadirkan solusi melalui gerakan berbasis nilai Islam, penguatan kader, serta kolaborasi lintas sektor. Pendekatan kami tidak hanya medis, tetapi juga moral dan sosial agar kesehatan dipahami sebagai bagian dari kesejahteraan yang holistik,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Noordjannah juga berharap konsolidasi ini menjadi momentum untuk memperkuat jaringan, memperdalam komitmen, dan meneguhkan semangat pengabdian para kader.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKader Aisyiyah di wilayah Riau, Kepri, dan Sumatera Barat harus menjadi contoh gerakan perempuan yang tangguh, peduli, dan berdaya guna bagi masyarakat. Dengan semangat persaudaraan dan profesionalitas, insyaAllah Aisyiyah akan terus membawa kemajuan bagi umat dan bangsa,\u201d imbuhnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat Aisyiyah, Dr Warsiti, SKep M.Kep SpMat., menekankan pentingnya memperkuat layanan kesehatan primer berbasis komunitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKesehatan primer adalah garda terdepan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Kader Aisyiyah harus menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat dengan mengutamakan pendekatan promotif dan preventif,\u201d tutur Warsiti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cAtas nama Pimpinan Pusat Aisyiyah, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh ibu-ibu yang hadir di Pekanbaru. Amanah dakwah kesehatan ini adalah tanggung jawab besar, dan kehadiran ibu-ibu hari ini menjadi bukti nyata dedikasi serta semangat untuk terus menggerakkan kesehatan Muhammadiyah di seluruh penjuru negeri,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Riau, Dr Hj Hikmani, MPd., menyampaikan harapan agar kegiatan ini membawa dampak nyata bagi kemajuan gerakan kesehatan Aisyiyah di daerah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKami berharap acara ini memberi dampak positif bagi Aisyiyah Riau, khususnya di bidang kesehatan. Semoga semangat para bunda Aisyiyah terus tumbuh, dan semakin banyak berdiri klinik-klinik kesehatan di berbagai daerah. Kehadiran peserta dari Sumatera Barat dan Kepulauan Riau menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan dakwah tanpa batas wilayah,\u201d ungkap Hikmani.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Riau Dr H Baidarus, SAg MM, menilai kegiatan ini sebagai keberkahan bagi Umri dan wujud nyata sinergi antara amal usaha Muhammadiyah dan Aisyiyah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cIni keberkahan bagi Umri. Sebagai amal usaha Muhammadiyah, Umri harus mampu memberi dampak nyata bagi Persyarikatan. Kami sangat bergembira dapat memfasilitasi para ibu dari tiga wilayah ini. Dengan kegiatan seperti ini, persoalan masyarakat, terutama terkait kesehatan dan stunting, bisa kita tangani bersama,\u201d ujar Baidarus.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia juga menegaskan komitmen Umri untuk terus berkontribusi di bidang kesehatan. \u201cSelama ini Muhammadiyah di Riau memang belum memiliki rumah sakit. Karena itu, Umri akan terus berupaya memberikan kontribusi konkret, termasuk melalui kerja sama dan dukungan bagi gerakan kesehatan Aisyiyah,\u201d tambahnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru &#8212; Kader Majelis Kesehatan Aisyiyah dari Wilayah Riau, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat hadir dalam Konsolidasi Nasional Majelis Kesehatan Batch VI bertema \u201cPenguatan Kepemimpinan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,73,57,53,48,43,44],"tags":[],"class_list":["post-23122","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-pekanbaru","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-religi","category-sosial"],"views":50,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23122","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23122"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23122\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23124,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23122\/revisions\/23124"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23122"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23122"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23122"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}