{"id":23119,"date":"2025-11-02T08:57:16","date_gmt":"2025-11-02T08:57:16","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23119"},"modified":"2025-11-02T08:57:16","modified_gmt":"2025-11-02T08:57:16","slug":"komisi-e-dorong-pemerataan-dan-peningkatan-kualitas-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=23119","title":{"rendered":"Komisi E Dorong Pemerataan dan Peningkatan Kualitas Pendidikan"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan seluruh program tahun 2026 tetap berpihak kepada warga dengan tidak menurunkan kualitas layanan, meskipun terjadi penyesuaian anggaran.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin merekomendasikan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tetap dipertahankan, bahkan ditingkatkan jumlah penerimanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cProgram tebus ijazah juga harus terus berjalan untuk membantu siswa yang terkendala biaya,\u201d ujar Thamrin, Minggu (2\/11).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Komisi E juga mendorong pemerataan sarana pendidikan melalui pembangunan unit sekolah baru di wilayah padat dan kekurangan sekolah negeri, serta melanjutkan rehabilitasi sekolah yang tidak layak di Koja dan Pulau Harapan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Program sekolah swasta gratis diminta diperluas melebihi 105 sekolah karena terbukti efektif menekan angka putus sekolah,&#8221; katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu, Komisi E menekankan agar efisiensi anggaran tidak mengurangi kegiatan pembinaan siswa seperti OSIS dan penyelenggaraan lomba. Pengawasan terhadap sekolah swasta gratis juga perlu diperketat agar tidak memungut biaya tambahan dari peserta didik, serta memastikan pencairan dana dilakukan tepat waktu.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dikatakan Thamrin, perhatian juga perlu diberikan pada pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, peningkatan kesejahteraan guru honorer dan tenaga non-ASN, serta penguatan kompetensi tenaga pendidik agar selaras dengan kurikulum pembelajaran.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKomisi juga mendorong agar pembangunan SMP Negeri di Setu dan SMK\/SMA di Pondok Ranggon tetap dipertahankan dalam APBD 2026 karena merupakan kebutuhan mendesak,\u201d imbuhnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu, Komisi E mendukung perluasan pendidikan inklusif dengan menambah jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) dari 14 menjadi 44 unit, serta peningkatan transparansi penggunaan BOP dan pengadaan sarana pembelajaran digital.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPendidikan yang merata dan berkualitas harus menjadi prioritas agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga Jakarta,\u201d tandas Thamrin.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Komisi E DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan seluruh program tahun 2026 tetap berpihak kepada warga dengan tidak menurunkan kualitas layanan, meskipun terjadi<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":23120,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,53,48,38,33],"tags":[],"class_list":["post-23119","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-pendidikan","category-politik"],"views":99,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23119","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=23119"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23119\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":23121,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/23119\/revisions\/23121"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/23120"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=23119"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=23119"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=23119"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}