{"id":22978,"date":"2025-10-28T11:02:45","date_gmt":"2025-10-28T11:02:45","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22978"},"modified":"2025-10-28T11:02:45","modified_gmt":"2025-10-28T11:02:45","slug":"harga-kelapa-sawit-mitra-swadaya-di-riau-melemah-kernel-turun-tajam-meski-cpo-naik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22978","title":{"rendered":"Harga Kelapa Sawit Mitra Swadaya di Riau Melemah, Kernel Turun Tajam Meski CPO Naik"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>\u00a0&#8211; Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan pada periode penetapan 29 Oktober hingga 4 November 2025.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Penurunan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp0,73 per kilogram atau turun 0,02 persen dari minggu sebelumnya. Dengan demikian, harga TBS petani untuk periode ini ditetapkan sebesar Rp3.626,91 per kilogram.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Defris Hatmaja, menjelaskan bahwa penetapan harga kali ini telah menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPenurunan harga minggu ini lebih disebabkan oleh turunnya harga kernel,\u201d ujar Defris usai rapat tim penetapan harga, Selasa (28\/10\/2025).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Harga kernel pada minggu ini tercatat turun sebesar Rp511 per kilogram dibanding minggu sebelumnya. Sementara itu, harga CPO justru mengalami kenaikan Rp122,51 per kilogram.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Berdasarkan data tim, harga rata-rata CPO di KPBN berada di angka Rp14.780,80 per kilogram dan harga kernel Rp13.125,00 per kilogram.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pada periode ini, indeks K yang digunakan adalah 92,62 persen dengan nilai cangkang sebesar Rp26,10 per kilogram yang berlaku untuk satu bulan ke depan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dinas Perkebunan Riau menegaskan bahwa penetapan harga TBS mitra swadaya dilakukan secara transparan dan sesuai regulasi, mengacu pada Permentan Nomor 01 Tahun 2018 Pasal 8. Bagi perusahaan yang tidak melakukan penjualan, harga CPO dan kernel ditetapkan berdasarkan rata-rata tim atau harga KPBN.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDinas bersama Tim Penetapan Harga terus berupaya memperbaiki tata kelola agar harga yang ditetapkan berkeadilan bagi kedua belah pihak. Komitmen ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau,\u201d jelas Defris.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Adapun hasil penetapan harga TBS kemitraan swadaya Provinsi Riau minggu ke-39 tahun 2025 adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 3 tahun: Rp2.808,30<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 4 tahun: Rp3.132,16<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 5 tahun: Rp3.361,56<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 6 tahun: Rp3.491,11<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 7 tahun: Rp3.569,74<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 8 tahun: Rp3.612,96<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 9 tahun: Rp3.626,91<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 10\u201320 tahun: Rp3.589,11<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 21 tahun: Rp3.528,65<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 22 tahun: Rp3.459,03<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 23 tahun: Rp3.379,87<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 24 tahun: Rp3.319,91<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Umur 25 tahun: Rp3.270,73.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Harga ini berlaku mulai 29 Oktober hingga 4 November 2025.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru\u00a0&#8211; Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami penurunan pada periode penetapan 29 Oktober hingga 4 November 2025.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22979,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,73,57,149,52,44],"tags":[],"class_list":["post-22978","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-komunikasi","category-pekanbaru","category-perkebunan-pertanian","category-sorotan","category-sosial"],"views":142,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22978","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22978"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22978\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22980,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22978\/revisions\/22980"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22979"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22978"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22978"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22978"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}