{"id":22972,"date":"2025-10-28T09:10:02","date_gmt":"2025-10-28T09:10:02","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22972"},"modified":"2025-10-28T09:10:02","modified_gmt":"2025-10-28T09:10:02","slug":"sentra-fauna-dan-kuliner-lenteng-agung-bakal-jadi-ruang-usaha-produktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22972","title":{"rendered":"Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Bakal Jadi Ruang Usaha Produktif"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta telah merampungkan 100 persen fasilitas Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Bukan hanya siap digunakan, sentra ekonomi baru ini diyakini bisa menjadi ruang usaha produktif, tertib, dan bermanfaat bagi warga.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menyampaikan, proses pemindahan eks pedagang kawasan Barito ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung hingga kini masih terus berjalan dan memasuki tahap akhir. Sentra ini disiapkan sebagai tempat relokasi yang lebih tertata dan layak bagi pedagang yang sebelumnya menempati kawasan Barito.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSebanyak 25 pedagang sudah resmi mendaftar untuk menempati lokasi baru. Kami masih menunggu pedagang lainnya untuk melengkapi data. Proses pendaftaran masih kami buka,\u201d ujar Ratu, Selasa (28\/10).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dijelaskan Ratu, Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung memiliki 158 kios yang disediakan bagi para pelaku usaha. Hasil sementara dari validasi melalui sistem Retribusi Online System (ROS) menunjukkan data sebanyak 72 pedagang telah terverifikasi. Langkah ini diambil untuk memastikan penempatan pedagang sesuai data dan peraturan yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDari total itu, sebagian besar memang penyewa lama, tapi ada juga yang belum terdaftar karena memakai identitas lain. Kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan pihak wilayah,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ratu memastikan, seluruh fasilitas sentra telah rampung 100 persen dan siap digunakan. Sarana dan prasarana seperti kios, area parkir, serta infrastruktur pendukung telah disiapkan agar pedagang dapat segera beroperasi. Tak hanya itu, Pemprov DKI juga turut memberikan fasilitas bantuan pemindahan, khususnya bagi pedagang yang bersedia pindah secara sukarela.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSejak awal sosialisasi, kami sudah menegaskan bahwa pedagang yang pindah akan dibantu pengangkutan barang dagangannya,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ke depan, sambung Ratu, Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan wali kota, camat, dan lurah setempat untuk pengisian kios yang masih kosong. Selain dari pedagang eks Barito, peluang juga akan diberikan kepada pelaku usaha binaan Jakpreneur di wilayah Lenteng Agung dan sekitarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cLangkah ini diharapkan dapat menghidupkan kawasan baru tersebut sebagai pusat ekonomi kreatif dan kuliner rakyat. Kami ingin memastikan sentra ini bisa menjadi ruang usaha produktif, tertib, dan bermanfaat bagi warga sekitar,\u201d tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta telah merampungkan 100 persen fasilitas Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Bukan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22973,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,143,53,48],"tags":[],"class_list":["post-22972","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-flora-dan-fauna","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":78,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22972","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22972"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22972\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22974,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22972\/revisions\/22974"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22973"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22972"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22972"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22972"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}