{"id":22965,"date":"2025-10-27T13:31:47","date_gmt":"2025-10-27T13:31:47","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22965"},"modified":"2025-10-27T13:31:47","modified_gmt":"2025-10-27T13:31:47","slug":"diskes-riau-mulai-lakukan-imunisasi-campak-di-pekanbaru-dan-kampar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22965","title":{"rendered":"Diskes Riau Mulai Lakukan Imunisasi Campak di Pekanbaru dan Kampar"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>\u00a0&#8211; Dinas Kesehatan (Diskes) Riau melakukan imunisasi tambahan campak di Kota Pekanbaru. Kegiatan itu mulai 27 Oktober hingga 10 November 2025.\u00a0Imunisasi campak dilakukan menyusul banyak kasus campak di Kota Bertuah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Di mana saat ini kasus positif campak di Pekanbaru mencapai 89 orang dan 520 kasus suspek campak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sekarang kasus campak di Pekanbaru banyak. Dari laporan yang kami terima, 89 orang positif campak dan terduga campak (suspek) itu ada 520 orang,&#8221; kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskes Riau, Widodo.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Widodo mengatakan, sebagian besar kasus ditemukan pada anak usia di bawah lima tahun. Kondisi ini menunjukkan masih adanya transmisi aktif penyakit campak di masyarakat.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Makanya nanti sasaran vaksinasi campak ini untuk usia 9 bulan hingga 16 tahun. Untuk tahap awal ini, vaksin kita fokuskan dulu di Kota Pekanbaru,&#8221; sebutnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebelumnya, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan Walikota Pekanbaru untuk melaporkan perkembangan terkini terkait capaian imunisasi dan situasi kasus campak di Kota Pekanbaru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Kota Pekanbaru hingga 21 Oktober 2025 baru mencapai 36,60 persen dari target 90 persen, sementara capaian imunisasi BIAS MR (Campak-Rubella) pada anak kelas 1 SD tercatat sebesar 28,30 persen.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Capaian ini masih tergolong rendah dan memerlukan upaya percepatan di seluruh wilayah kerja puskesmas dari target 88 persen,&#8221; ujarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Widodo berharap agar Pemerintah Kota Pekanbaru dapat memberikan dukungan penuh atas akan dilaksanakan imunisasi campak di daerah masing-masing.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini untuk memastikan pelaksanaan imunisasi campak berjalan optimal, serta dapat segera memutus rantai penularan campak di Kota Pekanbaru,&#8221; tutupnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain di Kota Pekanbaru, pelaksanaan imunisasi campak juga akan menyasar anak-anak di Kabupaten Kampar.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru\u00a0&#8211; Dinas Kesehatan (Diskes) Riau melakukan imunisasi tambahan campak di Kota Pekanbaru. Kegiatan itu mulai 27 Oktober hingga 10 November 2025.\u00a0Imunisasi campak dilakukan menyusul banyak<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22966,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,37,73,57,53,48],"tags":[],"class_list":["post-22965","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-kesehatan","category-komunikasi","category-pekanbaru","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":127,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22965","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22965"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22965\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22968,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22965\/revisions\/22968"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22966"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22965"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22965"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22965"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}