{"id":22902,"date":"2025-10-25T09:06:39","date_gmt":"2025-10-25T09:06:39","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22902"},"modified":"2025-10-25T09:06:39","modified_gmt":"2025-10-25T09:06:39","slug":"dpra-dan-kpk-ri-perkuat-sinergi-dalam-pengawasan-perencanaan-dan-penganggaran-daerah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22902","title":{"rendered":"DPRA dan KPK-RI Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Perencanaan dan Penganggaran Daerah"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Banda Aceh-Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyambut kehadiran tim Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) dalam kegiatan Rapat Koordinasi Terkait Perencanaan dan Penganggaran APBD Bersama DPRA, yang berlangsung di Ruang Serba Guna DPRA, Jumat (24\/10).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Pimpinan dan Anggota DPRA, Kasatgas Korsup Wilayah I KPK RI beserta jajaran, serta Sekretaris Dewan dan Staf Sekretariat DPRA.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRA H. Ali Basrah, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang diberikan oleh KPK kepada lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Aceh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><br \/>\n\u201cKehadiran KPK di tengah-tengah kita hari ini adalah cerminan dari semangat kolaborasi antar lembaga negara, khususnya dalam hal penguatan tata kelola pemerintahan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel,\u201d ujar Ali Basrah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, perencanaan dan penganggaran APBD merupakan proses paling krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Karena itu, pengawasan dan koordinasi yang baik menjadi faktor penting dalam memastikan agar proses tersebut berjalan sesuai prinsip integritas dan akuntabilitas publik.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">DPRA, lanjutnya, sangat mengapresiasi pendekatan edukatif dan sistemik yang dijalankan KPK dalam melakukan pendampingan terhadap pemerintah daerah dan lembaga legislatif. Pendekatan tersebut dinilai selaras dengan semangat Pemerintah Aceh dan DPRA untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPencegahan korupsi tidak cukup hanya dengan regulasi. Pencegahan harus menjadi budaya kerja, etika kelembagaan, dan komitmen personal dari setiap pejabat publik,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ali Basrah juga menegaskan bahwa DPRA mendukung penuh inisiatif dan program KPK RI dalam memperkuat sistem perencanaan dan penganggaran daerah. Ia berharap sinergi antara KPK dan DPRA dapat terus diperkuat sehingga upaya pencegahan tindak pidana korupsi di Aceh semakin optimal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Rapat koordinasi ini berlangsung dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif antara jajaran KPK dan anggota DPRA. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama dan harapan agar kerja sama antarlembaga ini menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas di Aceh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSemoga seluruh upaya kita menjadi amal ibadah yang bernilai dan menjadi bagian dari sumbangsih kita kepada bangsa dan negara,\u201d tutup Ali Basrah.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Banda Aceh-Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyambut kehadiran tim Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) dalam kegiatan Rapat Koordinasi Terkait Perencanaan dan Penganggaran APBD Bersama<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22903,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[71,118,73,53,48],"tags":[],"class_list":["post-22902","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":106,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22902","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22902"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22902\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22904,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22902\/revisions\/22904"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22903"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22902"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22902"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22902"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}