{"id":22818,"date":"2025-10-21T12:07:50","date_gmt":"2025-10-21T12:07:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22818"},"modified":"2025-10-21T12:07:50","modified_gmt":"2025-10-21T12:07:50","slug":"fenomena-hujan-mikroplastik-dinas-lh-diminta-lakukan-langkah-investigatif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22818","title":{"rendered":"Fenomena Hujan Mikroplastik, Dinas LH Diminta Lakukan Langkah Investigatif"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco menanggapi temuan fenomena mikroplastik dalam air hujan di wilayah ibu kota yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Ia meminta Pemprov DKI Jakarta segera menindaklanjuti persoalan tersebut secara serius.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cTerkait isu mikroplastik itu, memang ini harus kita tanggapi secara serius,\u201d ujar Baco di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (21\/10).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, DPRD telah meminta Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta melakukan langkah-langkah investigatif dan kajian mendalam guna memastikan kebenaran temuan tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKita sudah minta LH untuk melakukan langkah-langkah dan kajian kebenarannya. Harus diperiksa dan dicek kembali kenapa ini bisa terjadi. Kalau memang serius dan bisa membahayakan manusia, maka tidak ada pilihan lain selain segera merespons dan mengambil tindakan secepat-cepatnya,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Baco menambahkan, salah satu kemungkinan penyebab munculnya mikroplastik di udara adalah aktivitas pembakaran sampah plastik secara liar.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDari kementerian juga sempat menyebut bahwa mikroplastik itu bisa disebabkan oleh banyaknya sampah yang dibakar. Tapi itu masih sementara, kita masih menunggu hasil penelitian dari pihak kita,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lebih lanjut, Baco menuturkan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah menunjukkan perhatian besar terhadap isu pengelolaan sampah, termasuk rencana pembangunan\u00a0<i>Intermediate Treatment Facility<\/i>\u00a0(ITF) sebagai solusi jangka panjang untuk mengurangi timbunan dan pembakaran sampah plastik.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPak Gubernur sangat\u00a0<i>concern<\/i>\u00a0dengan hal ini. Insyaallah tahun depan kita mulai rencanakan pembangunan ITF, sesuai juga dengan perintah Presiden bahwa DKI harus memulai dulu, baru nanti provinsi lain menyusul,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia mengungkapkan bahwa lahan untuk pembangunan ITF telah siap, dan proyek tersebut akan diwujudkan tanpa menggunakan dana APBD maupun sistem\u00a0<i>tipping<\/i>\u00a0<i>fee<\/i>.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Baco berharap, proyek ITF di Sunter dan Bantargebang dapat segera terealisasi, terutama di tengah keterbatasan fiskal akibat berkurangnya pendapatan daerah.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cMudah-mudahan bisa segera selesai,\u201d tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Basri Baco menanggapi temuan fenomena mikroplastik dalam air hujan di wilayah ibu kota yang belakangan ramai diperbincangkan publik. Ia meminta<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22819,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,119,48,52],"tags":[],"class_list":["post-22818","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-lingkungan","category-pemerintahan","category-sorotan"],"views":85,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22818","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22818"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22820,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22818\/revisions\/22820"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22819"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}