{"id":22493,"date":"2025-10-05T06:28:41","date_gmt":"2025-10-05T06:28:41","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22493"},"modified":"2025-10-05T06:28:41","modified_gmt":"2025-10-05T06:28:41","slug":"ashjabbar-dan-niwa-parahita-jadi-duta-pora-dki-jakarta-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22493","title":{"rendered":"Ashjabbar dan Niwa Parahita Jadi Duta Pora DKI Jakarta 2025"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Malam Final Pemilihan Duta Pemuda dan Olahraga (Duta Pora) Jakarta Tahun 2025 berlangsung meriah di La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (3\/10) malam.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Acara ini menampilkan 32 finalis terbaik yang berasal dari berbagai latar belakang pemuda inspiratif ibu kota. Setelah melalui proses panjang, Ashjabbar Uliandi Putra dan Niwa Parahita Wardana, akhirnya terpilih sebagai Duta Pora DKI Jakarta 2025.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Keduanya dianggap mampu menunjukkan kualitas kepemimpinan, komunikasi, serta kontribusi nyata bagi pengembangan pemuda dan olahraga di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, Duta Pora adalah program Dispora DKI Jakarta yang bertujuan mencari pemuda pemudi inspiratif.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menyampaikan, Duta Pora diharapkan mampu menjadi representasi dalam mempromosikan kegiatan kepemudaan, keolahragaan, gaya hidup sehat, serta berperan aktif di kalangan generasi muda.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDuta Pora juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan pemuda,\u201d ujarnya, Minggu (5\/10).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Andri menilai, tidaklah mudah untuk terpilih menjadi seorang Duta Pora. Mereka harus mempunyai prestasi, pengetahuan yang luas, komunikasi yang baik, serta berjiwa kepemimpinan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cIni menjadi kesempatan bagi para finalis untuk dapat mengembangkan diri, dengan mengembangkan kepemimpinan, sportifitas, dan kontribusi nyata di bidang kepemudaan dan keolahragaan,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menjelaskan, para finalis juga memiliki kesempatan untuk membangun jejaring yang solid dengan sesama pemuda. Andri menekankan pentingnya peran Duta Pora sebagai agen perubahan yang dapat berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, berdaya, dan berkarakter.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cTerpilihnya 32 pemuda dan pemudi terbaik sebagai finalis Duta Pora diharapkan mampu menjadi representasi positif generasi muda Jakarta,\u201d ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Andri mengatakan, keberadaan Duta Pora mampu mendorong promosi gaya hidup sehat, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga, serta memperkuat semangat kepemimpinan dan kolaborasi di kalangan pemuda Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cSaya memandang perlu keberlangsungan pemilihan Duta Pora diselenggarakan setiap tahunnya, karena memberikan dampak yang positif bagi organisasi maupun pemerintah DKI Jakarta,\u201d urainya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut Andri, Duta Pora juga menjadi salah satu jawaban atas pertanyaan banyak pihak terkait minimnya wadah komunitas dan kreativitas pemuda Jakarta. Hal ini tercermin dari latar belakang para finalis yang beragam, mulai dari atlet berprestasi, wirausaha muda,\u00a0<i>influencer<\/i>\u00a0media online, model,\u00a0<i>runner<\/i>, desainer grafis, hingga pemuda yang aktif dalam organisasi.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cBesar harapan saya semoga talenta\u2013talenta yang dimiliki oleh para finalis dapat memberikan warna tersendiri bagi Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, untuk lebih maju dan lebih baik,\u201d tandasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebagai informasi, terpilihnya 32 pemuda dan pemudi dalam ajang ini didasarkan pada seleksi yang dilaksanakan secara transparan melalui beberapa tahap, yakni administrasi, wawancara, tes potensi diri, psikotes, pembekalan, hingga malam final.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Proses penjurian melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kemenpora, psikolog, Ikatan Duta Pora Jakarta, Lembaga Kesenian Betawi, hingga praktisi independen. Seluruh rangkaian ini bertujuan menemukan pemuda-pemudi terbaik yang siap menjadi representasi positif generasi muda Jakarta.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Malam Final Pemilihan Duta Pemuda dan Olahraga (Duta Pora) Jakarta Tahun 2025 berlangsung meriah di La Piazza Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (3\/10) malam. Acara<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22494,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,110,40],"tags":[],"class_list":["post-22493","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-parawisata","category-seni-budaya"],"views":115,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22493","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22493"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22493\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22495,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22493\/revisions\/22495"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22494"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22493"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22493"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22493"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}