{"id":22281,"date":"2025-09-19T15:19:04","date_gmt":"2025-09-19T15:19:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22281"},"modified":"2025-09-19T15:19:04","modified_gmt":"2025-09-19T15:19:04","slug":"anggota-kkmp-disosialisasikan-pengelolaan-e-waste-di-jitex-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22281","title":{"rendered":"Anggota KKMP Disosialisasikan Pengelolaan E-Waste di JITEX 2025"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta mengadakan sosialisasi bertema \u2018Pengelolaan E-waste Berkelanjutan bagi Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di JITEX 2025.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Acara ini dihadiri oleh berbagai instansi pemerintahan, perwakilan KKMP, serta masyarakat umum, dan menjadi momentum penting dalam memperkuat kesadaran serta kolaborasi lintas sektor untuk pengelolaan sampah elektronik (<i>e-waste<\/i>) yang bertanggung jawab.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Chairman of Indonesia Retail and Tenant Association (HIPPINDO), Budiharjo Iduansjah, mengatakan pengelolaan sampah elektronik bukan sekadar isu lingkungan, melainkan peluang investasi besar bagi UMKM. Menurutnya, asosiasi juga memiliki peran dalam membantu pelaku usaha mencari nilai tambah.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKarena sebagaimana praktik di berbagai negara, limbah elektronik dapat diolah menjadi sumber ekonomi baru yang menjanjikan,\u201d ujarnya, Jumat (19\/9).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menyampaikan sosialisasi ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat peran koperasi dan UMKM dalam pengelolaan\u00a0<i>e-waste<\/i>.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap KKMP tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan limbah elektronik, tetapi juga mampu melihat potensi nilai tambah yang dapat mendorong ekonomi sirkular.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Oleh karena itu, dengan dukungan berbagai pihak, dirinya optimistis inisiatif ini dapat berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cHarapannya masyarakat, KKMP, dan pelaku usaha semakin memahami pentingnya pengelolaan\u00a0<i>e-waste<\/i>\u00a0yang aman, berkelanjutan, dan memiliki nilai tambah ekonomi, sehingga dapat mendukung terciptanya ekosistem ekonomi sirkular di Provinsi DKI Jakarta,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Analis Lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta, Hikmah Kurnia Putri memaparkan kondisi terkini pengelolaan\u00a0<i>e-waste<\/i>\u00a0di Jakarta. Ia menjelaskan,\u00a0<i>e-waste<\/i>\u00a0yang termasuk dalam kategori limbah B3 kini mencapai sekitar 89 ton per hari, atau 0,78 persen dari total sampah rumah tangga di ibu kota (2024).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Meski Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah menyediakan layanan pengumpulan melalui TPS kecamatan, truk pengangkut,\u00a0<i>drop box<\/i>\u00a0di 41 titik strategis, hingga fasilitas jemput sampah minimal lima kilogram, masih banyak masyarakat dan pengelola yang belum memahami prosedur resmi.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cHal ini menimbulkan tantangan besar, terutama dalam hal regulasi, fasilitas, dan kesadaran publik. Ke depan, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berencana memperluas kolaborasi dengan NGO,\u00a0<i>start-up<\/i>, hingga bank sampah, serta membuka kemitraan dengan pihak ketiga untuk proses daur ulang,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ketua Subkelompok Kerja Sama Pemerintah Daerah Luar Negeri Setda Provinsi DKI Jakarta, Melissa Aesthetica, menjelaskan pengelolaan\u00a0<i>e-waste<\/i>\u00a0membutuhkan sinergi dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri, untuk memastikan praktik yang dijalankan tidak hanya aman bagi kesehatan dan lingkungan, tetapi juga membuka peluang keuntungan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menekankan pentingnya pertukaran kebijakan, pelatihan SDM, riset bersama akademisi, serta kolaborasi dengan perusahaan daur ulang yang memiliki keahlian teknis.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKeterlibatan masyarakat dalam pengumpulan limbah dan penyebaran edukasi akan menjadi faktor kunci keberhasilan,\u201d tandasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebagai informasi, berdasarkan PP Nomor 22 Tahun 2021, limbah yang mengandung B3 harus melalui prosedur penyimpanan, pemanfaatan, pengolahan, hingga penimbunan sesuai izin yang berlaku.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara PP Nomor 27 Tahun 2020 mengatur tentang pengelolaan sampah secara umum. Dengan landasan hukum ini, setiap penghasil limbah wajib bertanggung jawab, termasuk menyerahkan\u00a0<i>e-waste<\/i>\u00a0kepada pengelola resmi jika belum mampu melakukan pengolahan sendiri.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta mengadakan sosialisasi bertema \u2018Pengelolaan E-waste Berkelanjutan bagi Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22282,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,73,53,48,124],"tags":[],"class_list":["post-22281","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-pembangunan","category-pemerintahan","category-perhubungan"],"views":129,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22281","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22281"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22281\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22283,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22281\/revisions\/22283"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22282"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22281"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22281"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22281"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}