{"id":22253,"date":"2025-09-17T10:42:03","date_gmt":"2025-09-17T10:42:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22253"},"modified":"2025-09-17T10:42:43","modified_gmt":"2025-09-17T10:42:43","slug":"pengemudi-pemukul-pria-gendong-bayi-di-as-shofa-ditetapkan-tersangka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22253","title":{"rendered":"Pengemudi Pemukul Pria Gendong Bayi di As Shofa Ditetapkan Tersangka"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndnesiaLineNews<\/b>-Pekanbaru &#8211; Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, akhirnya menetapkan Olvi Pradiyan (OP), pengendara mobil yang viral terekam kamera memukul seorang pejalan kaki sambil menggendong anak, sebagai tersangka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Berry Juana Putra, mengatakan penetapan status tersangka ini diputuskan setelah penyidik melakukan gelar perkara.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPelaku OP (Olvi Pradiyan) telah resmi kami tetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,\u201d ujar Kompol Bery, Rabu (17\/9\/2025).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Bery menegaskan, pihaknya akan memproses kasus ini secara profesional meski sempat beredar kabar bahwa pelaku mengaku memiliki keluarga aparat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pengusutan kasus ini menindaklanjuti peristiwa dugaan penganiayaan yang terjadi di depan Sekolah As-Shofa, Jalan As-Shofa, Pekanbaru, pada 28 Agustus 2025.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Saat itu, OP terlibat cekcok dengan seorang pejalan kaki berinisial RSS. Dalam video berdurasi 1 menit yang beredar luas di media sosial, terlihat OP meluapkan emosinya hingga mendorong RSS yang sedang menggendong bayi berusia 9 bulan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Akibat dorongan itu, bayi yang digendong RS, terjatuh ke jalan, sehingga membuat suasana panik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Karena keributan tersebut warga yang kebetulan ada sekitar lokasi dan pihak sekolah segera turun tangan untuk melerai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurut keterangan RSS, kejadian bermula saat dirinya tersenggol mobil yang dikendarai OP. Perselisihan kecil itu kemudian berkembang menjadi keributan yang berakhir ricuh.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Meski sempat muncul kabar bahwa OP mengaku memiliki keluarga aparat, polisi menegaskan proses hukum tetap berjalan sesuai aturan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Pasca penetapan tersangka ini, kini penyidik Polresta Pekanbaru sedang melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndnesiaLineNews-Pekanbaru &#8211; Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, akhirnya menetapkan Olvi Pradiyan (OP), pengendara mobil yang viral terekam kamera memukul seorang pejalan kaki sambil menggendong anak,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22254,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,34,116,57,51,52],"tags":[],"class_list":["post-22253","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-hukum","category-kepolisian","category-pekanbaru","category-peristiwa","category-sorotan"],"views":39,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22253","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22253"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22253\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22255,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22253\/revisions\/22255"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22254"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22253"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22253"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22253"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}