{"id":22056,"date":"2025-09-06T08:46:21","date_gmt":"2025-09-06T08:46:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22056"},"modified":"2025-09-06T08:47:17","modified_gmt":"2025-09-06T08:47:17","slug":"jefrizal-terpilih-sebagai-ketua-dkr-masa-khidmat-2025-2030","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=22056","title":{"rendered":"Jefrizal Terpilih Sebagai Ketua DKR Masa Khidmat 2025-2030"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/b>&#8211; Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Kesenian Riau (DKR) resmi digelar pada Jumat, 5 September 2025, di Aula M. Yazid Bin Tomel, Dinas Kebudayaan Riau, Pekanbaru. Acara ini sekaligus menjadi forum Musyawarah Seniman Daerah (Musenda) yang dihadiri pengurus dewan kesenian kabupaten\/kota se-Riau, sejumlah tokoh dan pelaku seni Riau.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ketua Panitia Musenda, Hendra Burhan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan sejak awal tahun. &#8220;Panitia sudah dibentuk dan disahkan sejak Januari lalu. Semula Musenda direncanakan digelar pada 5 Juli, namun ditunda karena persoalan biaya,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Musenda dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan Riau, Ninno Wastikasari. Ia menyampaikan harapan agar Musenda tahun ini dapat menjulang lebih tinggi dan melampaui batas harapan para seniman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Salah satu agenda utama dalam Musenda pemilihan Ketua Umum DKR masa khimad 2025-2030. Proses pemilihan diawali dengan penjaringan calon yang menghasilkan tujuh nama, Iskandar Zulkarnain (5 dukungan), Kunni Masrohanti (5), Amir Syahrudin (1), Jefrizal (8), Edy Ahmad RM (2), Agus S Alam (1), dan Marhalim Zaini (1).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Berdasarkan aturan, hanya calon yang memperoleh minimal empat dukungan yang bisa maju sebagai kandidat. Maka, tiga nama yang lolos sebagai calon ketua adalah Jefrizal, Iskandar Zulkarnain, dan Kunni Masrohanti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam penyampaian visi dan misinya, Jefrizal menekankan pentingnya menjadikan kesenian sebagai garda terdepan dalam membangun bangsa, dengan kekuatan yang tumbuh dari ceruk-ceruk kampung. Ia melihat DKR sebagai rumah bagi gagasan-gagasan besar seniman.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Iskandar Zulkarnain menawarkan sinergi antara program-program DKR dengan kebijakan pemerintah, sedangkan Kunni Masrohanti bertekad menjadikan DKR sebagai rumah seniman yang nyaman dan inklusif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Usai pemaparan visi-misi, dilakukan pemungutan suara. Hasilnya, Jefrizal terpilih sebagai Ketua Umum DKR masa khimad 2025-2030 dengan perolehan 8 suara. Iskandar Zulkarnain memperoleh 5 suara, sementara Kunni Masrohanti tidak mendapatkan suara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebelum pemilihan, Ketua DKR periode sebelumnya, Taufik Hidayat, telah menyampaikan laporan pertanggungjawaban kepemimpinannya selama 2020\u20132025, yang kemudian diterima oleh para peserta Musenda. Dalam kesempatan itu, Taufik menegaskan tidak mencalonkan diri kembali meskipun memiliki peluang. &#8220;Meskipun saya berpeluang untuk maju, tapi saya tidak berkenan untuk maju sebagai calon DKR,&#8221; ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Musda ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah dan masa depan kesenian di Riau lima tahun ke depan.\u00a0<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru&#8211; Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Kesenian Riau (DKR) resmi digelar pada Jumat, 5 September 2025, di Aula M. Yazid Bin Tomel, Dinas Kebudayaan Riau, Pekanbaru.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":22057,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,57,48,40],"tags":[],"class_list":["post-22056","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-pekanbaru","category-pemerintahan","category-seni-budaya"],"views":177,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22056","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=22056"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22056\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":22058,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/22056\/revisions\/22058"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/22057"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=22056"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=22056"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=22056"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}