{"id":21681,"date":"2025-08-08T09:30:33","date_gmt":"2025-08-08T09:30:33","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=21681"},"modified":"2025-08-08T09:30:33","modified_gmt":"2025-08-08T09:30:33","slug":"sosialisasi-pengelolaan-sampah-di-pulau-kelapa-diikuti-50-peserta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=21681","title":{"rendered":"Sosialisasi Pengelolaan Sampah di Pulau Kelapa Diikuti 50 Peserta"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Sebanyak 50 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan lembaga mengikuti sosialisasi tanggap darurat pengelolaan sampah yang diadakan Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES) di Ruang Pola Kantor Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lurah Pulau Kelapa Muslim, menyampaikan dukungan dan apresiasi atas terselenggaranya sosialisasi tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, kegiatan ini sangat penting bagi masyarakat, terutama untuk membangun pemahaman bersama terkait kesiapsiagaan dan mendukung pengelolaan lingkungan yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sosialisasi ini diikuti sebanyak 50 peserta yang terdiri dari perwakilan Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Ketua LMK, unsur FKDM, serta para ketua RT, RW, pengelola bank sampah, dan petugas 3R,&#8221; ujarnya, Jumat (8\/8).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Muslim menjelaskan, warga Pulau Kelapa telah melakukan pengelolaan sampah dari sumbernya. Selain itu, mereka juga sudah mengelola sampah organik menjadi kompos.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya bersyukur sudah banyak masyarakat yang semakin sadar untuk menjaga lingkungan.\u00a0Bahkan, wilayah kami juga sudah ada bank sampah,&#8221; bebernya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Analyst Environment Compliance PHE OSES, Neni Meirawati menambahkan, kegiatan ini sudah menjadi komitmen perusahaannya untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga ekosistem Kepulauan Seribu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menuturkan, selain di Pulau Kelapa, pihaknya juga telah melakukan kegiatan serupa di Pulau Sabira dan Pulau Harapan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kegiatan ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi dengan masyarakat dalam menghadapi potensi risiko lingkungan,&#8221; ungkapnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, melalui sosialisasi ini dapat menumbuhkan kesepahaman dalam penanggulangan awal apabila terjadi kejadian yang tidak diharapkan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk itu, imbuh Neni, kerja sama antara masyarakat, pemerintah, dan swasta sangat penting untuk menciptakan kondisi lingkungan yang aman dan kondusif.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Memang saat ini kami tengah fokus pada kegiatan pemberian informasi dan edukasi, sebelum masuk pada aksi lanjutan. Mudah-mudahan kita bisa terus menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Kepulauan Seribu,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Sebanyak 50 peserta dari berbagai unsur masyarakat dan lembaga mengikuti sosialisasi tanggap darurat pengelolaan sampah yang diadakan Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES)<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21682,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,73,119,48],"tags":[],"class_list":["post-21681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-komunikasi","category-lingkungan","category-pemerintahan"],"views":142,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21681"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21681\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21683,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21681\/revisions\/21683"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}