{"id":21321,"date":"2025-07-15T09:47:04","date_gmt":"2025-07-15T09:47:04","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=21321"},"modified":"2025-07-15T09:47:04","modified_gmt":"2025-07-15T09:47:04","slug":"warga-glodok-diedukasi-makanan-dan-kosmetik-aman","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=21321","title":{"rendered":"Warga Glodok Diedukasi Makanan dan Kosmetik Aman"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta mengadakan sosialisasi dan edukasi keamanan pangan serta kosmetik aman bagi warga maupun pelaku usaha di kawasan Glodok, Jakarta Barat.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi yang diikuti sebanyak 500 peserta ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar mengatakan, melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk lebih cermat dalam memilih produk yang dikonsumsi dan digunakan. Terutama, dengan memperhatikan izin edar, tanggal kedaluwarsa, serta kandungan bahan yang tercantum pada label.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Keamanan kosmetik sangat penting untuk melindungi kesehatan\u00a0kita. Jangan sampai tergiur oleh harga murah atau klaim berlebihan\u00a0dan pastikan selalu produk yang digunakan memiliki izin edar dari BBPOM,&#8221; ujarnya, Selasa (15\/7).\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sofiyani menjelaskan, dalam pengawasan terbaru, pihaknya mengungkap masih marak peredaran produk kosmetik dan pangan yang tidak memenuhi ketentuan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Produk kosmetik tersebut mengandung bahan berbahaya, seperti Merkuri dan Hidrokuinon. Sementara, untuk produk pangan mengandung bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, Rhodamine B, dan Methanyl Yellow.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu, imbuh Sofiyani, masih juga ditemukan produk yang tidak memiliki izin edar (TIE) serta produk kedaluwarsa yang masih dijual secara bebas di pasaran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Sosialisasi semacam ini akan terus dilakukan di berbagai wilayah sebagai bentuk nyata komitmen BBPOM dalam melindungi masyarakat dari risiko kesehatan akibat mengonsumsi atau menggunakan produk yang tidak memenuhi standar keamanan,&#8221; tegasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris turut mengajak masyarakat untuk mengunakan obat dan makanan yang sudah terdaftar di BBPOM.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, kegiatan ini dapat mendorong kesadaran kolektif dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang sehat, aman, dan bebas dari produk ilegal.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pastikan keabsahan produk melalui BBPOM Mobile serta kenali produk yang mengandung bahan berbahaya,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta mengadakan sosialisasi dan edukasi keamanan pangan serta kosmetik aman bagi warga maupun pelaku usaha di kawasan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":21322,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,29,45,53,48],"tags":[],"class_list":["post-21321","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-jakarta","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":150,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21321","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21321"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21321\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":21323,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21321\/revisions\/21323"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21322"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21321"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21321"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21321"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}