{"id":20939,"date":"2025-06-20T08:27:58","date_gmt":"2025-06-20T08:27:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=20939"},"modified":"2025-06-20T08:27:58","modified_gmt":"2025-06-20T08:27:58","slug":"pesan-menyentuh-adrias-hariyanto-jangan-bandingkan-anak-setiap-anak-punya-waktunya-sendiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=20939","title":{"rendered":"Pesan Menyentuh Adrias Hariyanto: Jangan Bandingkan Anak, Setiap Anak Punya Waktunya Sendiri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><strong>IndonesiaLineNews-Pekanbaru<\/strong>\u00a0\u2013 Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, TK Bhakti Ibu di bawah naungan Yayasan BKOW Provinsi Riau menggelar acara penyerahan rapor dan ijazah tahun ajaran 2024\/2025. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi bersama Ketua Yayasan BKOW Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, yang hadir secara langsung memberikan semangat dan apresiasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Acara yang berlangsung pada Jumat (20\/6\/2025) ini tidak hanya menandai berakhirnya proses pembelajaran selama satu tahun ajaran. Tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara yayasan, sekolah, para orang tua, dan tenaga pendidik dalam membangun ekosistem pendidikan yang hangat dan kolaboratif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Suasana haru dan bangga begitu terasa, terutama saat prosesi penyerahan ijazah kepada siswa-siswi yang telah menyelesaikan pendidikan mereka. Momen tersebut menjadi penanda awal perjalanan baru bagi para siswa menuju jenjang pendidikan berikutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Dalam sambutannya, Ketua BKOW Provinsi Riau, Adrias Hariyanto, menyampaikan pesan yang menyentuh dan penuh makna kepada seluruh hadirin. Ia mengatakan, \u201cHari ini, saya berdiri di sini bukan hanya sebagai Ketua Yayasan Bhakti Ibu, tapi juga sebagai seorang ibu yang pernah, dan masih merasakan bagaimana cemas, haru, dan bangganya melihat anak-anak bertumbuh.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menggambarkan momen-momen sederhana dalam proses tumbuh kembang anak sebagai hal yang sangat berarti. \u201cMelihat mereka menyebut huruf demi huruf, belajar mengancing baju sendiri, membagi bekal dengan temannya, sampai bernyanyi dan tertawa riang di ruang kelas \u2013 semua itu adalah pencapaian besar,\u201d lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Adrias juga mengingatkan para orang tua untuk tidak terjebak dalam kebiasaan membandingkan perkembangan anak. \u201cKadang kita sebagai orang tua sibuk membandingkan: \u2018Anak saya sudah bisa baca belum ya?\u2019 atau \u2018Sudah bisa berhitung sampai berapa?\u2019 Tapi percayalah Bapak\/Ibu, setiap anak punya waktunya sendiri,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Lebih lanjut, Adrias menekankan bahwa pendidikan di TK Bhakti Ibu tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik seperti angka dan huruf. Ia menuturkan, \u201cDi TK Bhakti Ibu, kita tidak hanya mengajarkan angka dan huruf, tapi juga menanamkan nilai-nilai: saling menyapa, sopan santun, berani berbicara, peduli pada sesama. Itulah bekal sejati mereka untuk melangkah ke jenjang selanjutnya.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Melalui penanaman nilai karakter sejak dini, Ketua Yayasan berharap para siswa tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, peduli, dan penuh semangat. \u201cKami ingin anak-anak ini tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan siap menghadapi tantangan zaman,\u201d tutup Adrias.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Pekanbaru\u00a0\u2013 Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, TK Bhakti Ibu di bawah naungan Yayasan BKOW Provinsi Riau menggelar acara penyerahan rapor dan ijazah tahun ajaran<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20940,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,57,48],"tags":[],"class_list":["post-20939","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-pekanbaru","category-pemerintahan"],"views":65,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20939","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20939"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20939\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20941,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20939\/revisions\/20941"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20940"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20939"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20939"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20939"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}