{"id":20501,"date":"2025-05-22T10:59:36","date_gmt":"2025-05-22T10:59:36","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=20501"},"modified":"2025-05-22T10:59:36","modified_gmt":"2025-05-22T10:59:36","slug":"mpu-tegaskan-pendirian-kopdes-merah-putih-di-aceh-wajib-disesuaikan-dengan-qanun-lks","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=20501","title":{"rendered":"MPU Tegaskan Pendirian Kopdes Merah Putih di Aceh Wajib Disesuaikan dengan Qanun LKS"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Banda Aceh-Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali alias Abu Sibreh, menegaskan bahwa pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di wilayah Aceh wajib mengikuti ketentuan Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cPendirian Koperasi Desa Merah Putih di Aceh wajib menyesuaikan dengan Qanun Lembaga Keuangan Syariah,\u201d kata Abu Sibreh kepada\u00a0Serambinews.com, Rabu (21\/5\/2025).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Abu Sibreh menjelaskan, pendirian Kopdes Merah Putih yang wajib mengikuti ketentuan Qanun LKS merupakan bagian dari menghormati kearifan lokal dan sejalan dengan pelaksanaan syariat Islam di Aceh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKita dukung setiap program pemerintah pusat dalam membantu ekonomi masyarakat tetapi wajib mengahargai kearifan lokal seperti Aceh yang menjalankan syariat Islam,\u201d tegasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu, Abu Sibreh juga menekankan pendirian Kopdes Merah Putih di wilayah Aceh benar-benar harus independen serta dikelola secara profesional dan bebas dari arena politik.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepada masyarakat dan aparatur desa, Abu Sibreh mengingatkan untuk berhati-hati dalam pengelolaannya, supaya tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cKoperasi Desa Merah Putih ini harus dijalankan secara transparan dan akuntabel, serta wajib pengelolaanya dengan sistem syariah,\u201d pungkasnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sebelumnya, Kepala Dinas Koperasi UKM Aceh, Azhari, mengungkap secara kelembagaan, hingga akhir Juni 2025 ditargetkan sebanyak 6.500 unit Kopdes Merah Putih harus terbentuk di seluruh desa yang ada di Aceh.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Azhari menjelaskan, ada tiga skema model pembentukan Kopdes Merah Putih, yaitu pembentukan koperasi baru, mengembangkan koperasi yang sudah ada dan revitalisasi koperasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Selain itu, kata dia, Kopdes Merah Putih juga terdiri dari minimal tujuh gerai, di antaranya gerai sembako, kantor koperasi, gerai klinik desa, gerai apotek desa, gerai gudang\/cold storage, gerai unit simpan pinjam, dan logistik desa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cDi samping itu Kopdes ini akan bisa menjadi wadah pemasaran pupuk, LPG serta bisa menyerap gabah serta berbagai komoditi pertanian dan perkebunan,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait pembentukan Kopdes Merah Putih ini mampu membangkitkan ekonomi dan kemandirian di desa.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cYang jelas kehadiran kopdes ini akan bisa mensejahterakan dan memakmurkan ekonomi desa karena sirkulasi ekonomi akan hidup di desa,\u201d sebutnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Banda Aceh-Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, Tgk Faisal Ali alias Abu Sibreh, menegaskan bahwa pendirian Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di wilayah Aceh wajib<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":20502,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[71,118,29,53,48],"tags":[],"class_list":["post-20501","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","category-berita-nasional","category-ekonomi","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":65,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20501","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20501"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20501\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20503,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20501\/revisions\/20503"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20502"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20501"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20501"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20501"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}