{"id":20476,"date":"2025-05-21T09:30:13","date_gmt":"2025-05-21T09:30:13","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=20476"},"modified":"2025-05-21T09:30:13","modified_gmt":"2025-05-21T09:30:13","slug":"dprd-ajak-warga-dukung-program-penanganan-banjir-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=20476","title":{"rendered":"DPRD Ajak Warga Dukung Program Penanganan Banjir Jakarta"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan lokasi (penlok) normalisasi Kali Ciliwung sebagai bagian dari upaya penanganan banjir di ibu kota. Menyambut hal ini, DPRD DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk turut mendukung program tersebut.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah mengatakan, penanganan banjir memerlukan kerja sama antara pemerintah dan warga, terutama mereka yang tinggal di bantaran kali.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini program yang berjalan sesuai prosedur. Kami harap masyarakat yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung dapat memahami dan ikut mendukung proses normalisasi ini,&#8221; ujar Ida, Selasa (20\/5).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menjelaskan, normalisasi Kali Ciliwung menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi potensi banjir, khususnya di\u00a0 Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Menurutnya, penetapan lokasi menjadi pintu awal dalam proses pembebasan lahan warga secara legal.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;<i>Alhamdulillah<\/i>\u00a0penlok sudah turun. Salah satunya prosedur mengganti agar uangnya cair itu harus ada penlok yang harus dikeluarkan dan diteken gubernur. Kita tahu, dulu lebar trase Kali Ciliwung itu puluhan meter, sekarang menyempit,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Anggota Komisi D lainnya, Bun Joi Phiau menilai, normalisasi sungai harus dilakukan secara berkesinambungan. Selain pengerukan kali, ia mendorong pembangunan tanggul dan penguatan titik-titik cekungan agar aliran air dari hulu, seperti Bogor, bisa tertampung secara maksimal.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Program ini harus dikawal serius agar penanganan banjir berjalan optimal. Harapannya, Mas Pram dan Bang Doel dapat meringankan persoalan banjir di Jakarta,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Bun juga mendorong agar normalisasi tidak hanya difokuskan pada Kali Ciliwung, tetapi juga diperluas ke sungai-sungai lainnya di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kalau air bisa mengalir lancar, genangan bisa dicegah. Tapi ini harus dikaji menyeluruh dan diterapkan di seluruh sungai agar penanganan banjir menjadi lebih komprehensif,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menetapkan lokasi (penlok) normalisasi Kali Ciliwung sebagai bagian dari upaya penanganan banjir di ibu kota. Menyambut hal ini, DPRD<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,119,53,48],"tags":[],"class_list":["post-20476","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-lingkungan","category-pembangunan","category-pemerintahan"],"views":54,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20476","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20476"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20476\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20478,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20476\/revisions\/20478"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20476"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20476"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20476"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}