{"id":19979,"date":"2025-04-17T12:21:40","date_gmt":"2025-04-17T12:21:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19979"},"modified":"2025-04-17T12:21:40","modified_gmt":"2025-04-17T12:21:40","slug":"200-peserta-ikuti-forum-konsultasi-publik-bbpom-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19979","title":{"rendered":"200 Peserta Ikuti Forum Konsultasi Publik BBPOM di Jakarta"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti sebanyak 200 peserta<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar, FKP ini digelar dalam rangka peningkatan standar pelayanan publik melalui pengumpulan masukan dari stakeholder terkait.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami ingin meningkatkan partisipasi masyarakat\u00a0dalam penyusunan standar pelayanan publik,&#8221; ujarnya, di Kantor BBPOM di Jakarta, Jalan Asyafi&#8217;iyah, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (17\/4).\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sofiyani menjelaskan, BBPOM di Jakarta masih memberikan bagi stakeholder yang ingin memberikan masukan hingga 22 April mendatang.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami sekaligus juga ingin memantau dan mengevaluasi efektivitas kebijakan pelayanan publik yang sudah dilakukan sebelumnya,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menambahkan, pada kesempatan tersebut BBPOM di Jakarta juga<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">menyosialisasikan standar pelayanan kepada publik. Salah satunya, melalui komitmen untuk menuju zona integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Standar pelayanan publik BBPOM di Jakarta memang harus direvisi karena memang sebagai unit pelayanan kepada masyarakat harus bersifat dinamis,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Menurutnya, pelayanan publik harus selalu disosialisasikan, dipublikasikan, dan direvisi oleh masyarakat. Sebab pelayanan publik harus transparan, adil, dan akuntabel.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Untuk itu, kami melakukan forum konsultasi publik setiap tahun untuk meminta partisipasi masyarakat. Sehingga, pelayanan publik BBPOM di Jakarta dapat memenuhi keinginan masyarakat,&#8221; ucapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sofiyani menjelaskan, saat terdapat delapan standar pelayanan publik BBPOM di Jakarta ini yang meliputi pengujian obat dan makanan; pengaduan masyarakat dan informasi obat dan makanan; sertifikasi cara distribusi obat yang baik (CDOB); dan persetujuan denah bangunan pedagang besar farmasi (PBF).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kemudian, sertifikat cara pembuatan obat tradisional yang baik (CPOTB) bertahap, sertifikat pemenuhan aspek cara pembuatan kosmetik yang baik (CPKB); dan sertifikat cara pembuatan kosmetik yang baik (CPKB).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ada juga rekomendasi sebagai pemohon notifikasi kosmetik dan izin penerapan cara produksi pangan olahan yang baik (IPCPPOB),&#8221; bebernya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Sementara, Inspektur Badan POM RI, Yudianto menuturkan, FKP ini menjadi ruang dialog interaksi aktif para pesertanya yang dapat dijadikan jejaring masukkan saran dan tanggapan dari masyarakat.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Ini merupakan langkah BBPOM untuk meningkatkan pelayanan publik. Adanya FKP ini diharapkan dapat meningkatkan komitmen dalam perbaikan kualitas pelayanan publik,&#8221; tegasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, seluruh jajaran BBPOM di Jakarta terbuka terhadap kritik dan saran dari masyarakat untuk meningkatkan keamanan distribusi atau peredaran obat maupun makanan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Tidak kalah penting adalah melakukan kolaborasi dengan seluruh stakeholder dalam rangka meningkatkan capaian dalam kinerja pengawasan obat dan makanan,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Untuk diketahui, BBPOM di Jakarta menjadi salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang telah berhasil memperoleh predikat Pelayanan Prima Unit Penyelenggara Pelayanan Publik (UPP) Tahun 2021-2024 serta sudah berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari Kementerian PANRB RI pada tahun 2020.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP). Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti sebanyak 200 peserta Kepala<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19980,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,37,73,48],"tags":[],"class_list":["post-19979","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-kesehatan","category-komunikasi","category-pemerintahan"],"views":109,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19979","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19979"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19979\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19981,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19979\/revisions\/19981"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19980"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19979"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19979"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19979"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}