{"id":19930,"date":"2025-04-14T06:56:48","date_gmt":"2025-04-14T06:56:48","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19930"},"modified":"2025-04-14T06:56:48","modified_gmt":"2025-04-14T06:56:48","slug":"sudinsos-jaksel-bawa-219-ppks-dibina-di-panti-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19930","title":{"rendered":"Sudinsos Jaksel Bawa 219 PPKS Dibina di Panti Sosial"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan sudah membawa sebanyak 219 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) pada Januari hingga Maret 2025 untuk mendapatkan pembinaan di panti sosial.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Kepala Sudinsos Jakarta Selatan, Bernard Tambunan mengatakan, jumlah PPKS yang terjaring meningkat signifikan, terutama pada bulan Maret 2025 bertepatan Ramadan 1446 Hijriah yang mencapai 119 orang.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Pada bulan Januari hanya 53 orang dan Februari hanya 47 PPKS yang dijangkau,&#8221; ujarnya, Senin (14\/4).\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Bernard merinci, berdasarkan data rekapitulasi penjangkauan bulan ini, kelompok yang paling banyak adalah 68 orang terlantar, gelandangan berjumlah 36 orang, 31 anak jalanan, dan 21 lanjut usia.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Kami mengklasifikasikan PPKS ke dalam beberapa kategori, termasuk pengemis, pemulung, transpuan, tuna susila, hingga korban penyalahgunaan narkotika,&#8221; terangnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Bernard menjelaskan, semua PPKS yang berhasil dijangkau oleh tim reaksi cepat (TRC) yang berkeliling di sejumlah titik rawan langsung dibawa ke panti sosial untuk dibina hingga mendapatkan pelatihan keterampilan.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Selama berada di panti sosial salah satunya Panti Sosial Bina Insan (PSBI), mereka juga mendapatkan layanan kesehatan dan bimbingan sosial,&#8221; ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia menambahkan, untuk pembinaan yang diberikan meliputi, bimbingan agama, fisik berupa senam, keterampilan membuat keset dan mote, serta pembinaan kesadaran hukum dari TNI dan Polri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Semua dilakukan agar warga binaan di panti sosial mampu berfungsi secara sosial, memiliki jasmani sehat, dan mampu memahami Perda tentang Ketertiban Umum,&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Selatan sudah membawa sebanyak 219 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) pada Januari hingga Maret 2025 untuk mendapatkan pembinaan di panti sosial.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19931,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,48,44],"tags":[],"class_list":["post-19930","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-pemerintahan","category-sosial"],"views":65,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19930","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19930"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19930\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19932,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19930\/revisions\/19932"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19930"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19930"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19930"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}