{"id":19887,"date":"2025-04-12T07:13:50","date_gmt":"2025-04-12T07:13:50","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19887"},"modified":"2025-04-12T07:15:22","modified_gmt":"2025-04-12T07:15:22","slug":"ketua-komisi-b-usulkan-rute-baru-transjabodetabek","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=19887","title":{"rendered":"Ketua Komisi B Usulkan Rute Baru Transjabodetabek"},"content":{"rendered":"<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\"><b>IndonesiaLineNews<\/b>-Jakarta-Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh mengusulkan rute baru bus Transjabodetabek yang menghubungkan Bojonggede dan Citayam di Jawa Barat. Menurutnya, dengan penambahan rute tersebut bisa mengurangi kemacetan dan polusi udara di Jakarta.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Saya baru saja melakukan kunjungan kerja ke Dishub Bogor. Mereka sebenarnya juga menginginkan agar Transjakarta memiliki jalur yang salah satunya melewati kawasan tersebut. Artinya, bus dari Bojonggede bisa langsung menuju stasiun kereta di Manggarai,&#8221; ujar Nova, Sabtu (12\/4).<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Nova menyampaikan, Stasiun Manggarai sudah sangat padat, terutama pada jam sibuk seperti pagi dan sore hari saat orang pergi dan pulang kerja.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ia berharap, dengan adanya pilihan transportasi massal baru dari Transjabodetabek, warga Jakarta yang tinggal di daerah penyanggah bisa lebih mudah mengakses pusat kota.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">\u201cIni dapat membagi penumpang, sehingga tidak terjadi penumpukan di Manggarai pada jalur kereta. Penumpang bisa lebih tersebar,&#8221; kata Nova.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Nova juga mengusulkan, bus Transjabodetabek rute Citayam dan Bojonggede beroperasi terutama pada jam sibuk.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Jika tidak ada penumpang, bus tidak akan beroperasi. Operasionalnya akan dimulai pada pukul 06.00 hingga 10.00 WIB, kemudian dilanjutkan lagi pada sore hari saat jam pulang kantor,&#8221; jelasnya.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Nova menekankan bahwa operasional bus Transjabodetabek pada jam sibuk ini dirancang untuk menghindari kerugian bagi Pemprov DKI Jakarta, mengingat pembayaran kepada operator menggunakan sistem rupiah per kilometer.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">Ditambahkan Nova, Dishub DKI Jakarta telah melakukan kajian mengenai rute baru Transjakarta ini. Ke depan, ia berharap Pemprov DKI Jakarta dan Pemprov Jawa Barat dapat bekerja sama untuk merealisasikan wacana rute baru transportasi massal ini.<\/span><\/p>\n<p class=\"text-justify\"><span style=\"font-family: verdana; font-size: large;\">&#8220;Rute ini tidak harus menggunakan jalur khusus, bisa memanfaatkan jalur biasa. Yang penting adalah pengembangan konsep Transit Oriented Development (TOD),&#8221; tandasnya.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews-Jakarta-Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh mengusulkan rute baru bus Transjabodetabek yang menghubungkan Bojonggede dan Citayam di Jawa Barat. Menurutnya, dengan penambahan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":19888,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[118,45,73,124,33],"tags":[],"class_list":["post-19887","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-nasional","category-jakarta","category-komunikasi","category-perhubungan","category-politik"],"views":53,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19887","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19887"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19887\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19889,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19887\/revisions\/19889"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19888"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19887"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19887"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19887"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}