{"id":1981,"date":"2021-07-27T12:43:00","date_gmt":"2021-07-27T12:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=1981"},"modified":"2021-07-27T12:43:00","modified_gmt":"2021-07-27T12:43:00","slug":"pemkot-surabaya-cairkan-insentif-nakes-pelayanan-covid-19","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/?p=1981","title":{"rendered":"Pemkot Surabaya Cairkan Insentif Nakes Pelayanan Covid-19"},"content":{"rendered":"<p><b>IndonesiaLineNews<\/b> \u2013 Surabaya -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mencairkan dana insentif tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga penunjang yang melayani pasien Covid-19 di Kota Pahlawan periode Oktober &#8211; Desember 2020 dan Januari &#8211; Juni 2021. Dana insentif itu sudah dicairkan Pemkot Surabaya sejak Jumat (9\/7\/2021) lalu.<\/p>\n<p>Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara mengatakan, insentif untuk nakes periode tahun 2020 sudah dicairkan oleh pemkot dan ditransfer ke rekening masing-masing sejak Jum&#8217;at (9\/7\/2021) lalu.<\/p>\n<p>\u201cIya, sudah. Silakan dicek rekeningnya masing-masing. Sudah kita lunasi yang tahun 2020,\u201d kata Febri di kantornya, Selasa (27\/7\/2021).<\/p>\n<p>Sedangkan untuk insentif pelayanan Covid-19 periode Januari &#8211; Juni 2021, sudah mulai dicairkan oleh Pemkot Surabaya sejak Jumat (23\/7\/2021) dan paling lambat dicairkan pada Senin (26\/7\/2021).<\/p>\n<p>Ia menyebut, Pemkot Surabaya sudah menganggarkan dana insentif sekitar Rp 89 miliar pada tahun 2021 ini. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya penambahan anggaran untuk dana insentif pelayanan Covid-19 nantinya. &#8220;Jadi, total untuk anggaran dana insentif nakes itu sekitar Rp 89 miliar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Febri menjelaskan, insentif ini diberikan kepada nakes mulai dari puskesmas hingga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Mereka yang menerima insentif ini sudah bekerja banting tulang untuk melayani pasien Covid-19 di Kota Surabaya. \u201cIni diberikan untuk nakes yang melayani Covid-19,\u201d ujar Febri.<\/p>\n<p>Febri menerangkan, keterlambatan pencairan dana insentif pelayanan Covid-19 dikarenakan Pemkot Surabaya harus melakukan proses refocusing anggaran terlebih dahulu. Oleh sebab itu,\u00a0 pihaknya berharap kepada nakes pelayanan Covid-19 agar dapat mengerti dan memahami adanya proses refocusing anggaran ini.<\/p>\n<p>&#8220;Saya harap semua bisa mengerti ya, bahwa proses anggaran itu bila tidak dianggarkan sedari awal, ya tidak bisa. Sehingga harus melalui proses refocusing dan revisi anggaran,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Febri menambahkan, insentif pelayanan Covid-19 untuk nakes akan diberikan setiap bulan. Melalui insentif ini, pihaknya berharap, dapat menjadi penyemangat bagi nakes yang sedang berjuang sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kota Pahlawan.<\/p>\n<p>&#8220;Insentif ini untuk selanjutnya diharapkan dapat diberikan setiap bulan kepada nakes,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Fitri<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>IndonesiaLineNews \u2013 Surabaya -Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah mencairkan dana insentif tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga penunjang yang melayani pasien Covid-19 di Kota Pahlawan periode<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[29,37,44],"tags":[],"class_list":["post-1981","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ekonomi","category-kesehatan","category-sosial"],"views":300,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1981","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1981"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1981\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1983,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1981\/revisions\/1983"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1981"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1981"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.indonesialinenews.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1981"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}